Masalah Bayern Adalah Niko Kovac

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Di tengah begitu banyak ulasan soal krisis yang tengah dialami Bayern Munich saat ini, sebuah opini menarik datang dari Matthias Herzog, seorang ahli psikologi olahraga. Menurut dia, masalah utama Die Roten adalah pelatih Niko Kovac.

Secara khusus, Herzog menyoroti pola komunikasi pria asal Kroasia tersebut. Menurut dia, ada satu kesalahan fatal yang dilakukan Niko Kovac. Itu adalah menggunakan bahasa ibunya saat berbicara dengan para asistennya dan Direktur Olahraga Hasan Salihamidzic.

Niko Kovac selalu berbicara dalam bahasa Kroasia bersama para stafnya.
ad.nl

“Berbicara dalam bahasa Kroasia dengan para staf membuat para pemain dan asisten pelatih Peter Hermann merasa diabaikan. Mereka berpikir ada sesuatu yang disembunyikan meskipun mungkin itu tidaklah demikian,” ungkap Herzog kepada Bild seperti dikutip Football5Star.com dari TZ Muenchen.

Secara mengejutkan, dia lantas berujar, “Tanpa Niko Kovac di pinggir lapangan, Bayern saat ini bisa bermain dengan lebih baik dan lebih sukses.”

Niko Kovac Bisa Senasib dengan Carlo Ancelotti

Herzog menilai mantan pelatih Eintracht Frankfurt tersebut tak sepenuhnya diterima oleh tim. Lambat laun, kepercayaan kepadanya pun menukik. Dia mengibaratkan krisis di Bayern saat ini dengan sebuah apel busuk. Para petinggi Die Roten tidak bisa mengabaikan begitu saja berbagai indikasi yang muncul.

“Sebuah apel hanya busuk di dalam saat jatuh. Baru kemudian akan terlihat di bagian luarnya dan akan terasa pula. Situasi ini sama dengan di tim (Bayern). Motivasi perlahan tenggelam. Ini adalah proses yang pelan,” jelas Herzog lagi sembari menunjuk kemarahan James Rodriguez kepada Niko Kovac yang mulai terlihat nyata.

Menurut Herzog, hanya ada satu cara bagi Niko Kovac untuk menyelamatkan kariernya di Bayern. Itu adalah mengubah pola komunikasinya. Terutama komunikasi interpersonal dengan para pemaindan staf tim.

Bila tetap bertahan dengan pola saat ini, dia meyakini para pemain makin muak. “Jika Carlo Ancelotti saja bisa terjengkang, mengapa Niko Kovac tidak bisa? Itu yang akan terlintas di benak para pemain,” tegas dia.

 

Comments
Loading...