Footbal5star
Berita Sepak Bola Terkini Terlengkap Football5star.com

Matthaeus Khawatir Bayern Nirtrofi Musim Ini

98

Football5Star.com, Indonesia РSalah satu legenda Bayern Munich, Lothar Matthaeus, merasa prihatin atas berbagai intrik yang terjadi di mantan klubnya itu. Dalam wawancara dengan Abendzeitung Muenchen, dia tak ragu menyebut kemungkinan Bayern mengakhiri musim tanpa trofi  alias nirtrofi karena hal itu.

Menurut Matthaeus, kegaduhan yang berasal dari dalam tim sangatlah buruk. Bila terus berlangsung dan tak bisa cepat diatasi, Die Roten bisa gagal di semua ajang. Terutama di Liga Champions yang menjadi salah satu target utama musim ini.

“Jika keadaan tim masih seperti ini, Bayern mungkin mengakhiri musim tanpa gelar, nirtrofi. Tak ada jaminan bagi mereka untuk menjuarai Liga Champions. Bahkan, pada babak 16-besar saja mereka bisa bertemu lawan tangguh,” urai Matthaeus, Sabtu (16/9/2017). “Tim dan pelatih harus kompak di dalam dan luar lapangan.”

Kritik Ribery

Dalam wawancara tersebut, pemain dengan caps terbanyak bagi timnas Jerman itu juga menyinggung sikap Franck Ribery. Dia menyesalkan pemain asal Prancis itu yang memanaskan suasana dengan melempar kostum saat ditarik dari lapangan pada laga melawan Anderlecht.

“Beberapa pekan silam, saya berkata kepada Ribery, ‘Pada umurmu sekarang ini, senanglah ketika kamu diganti karena itu berarti kamu bisa mendapatkan waktu memulihkan diri.’ Dia harus memahami hal itu. Saat ini, aksi melempar kostum tidaklah perlu. Itu hanya pertandingan melawan Anderlecht di fase grup, bukan Real Madrid di semifinal. Dia harusnya tersenyum,” terang pria berumur 56 tahun itu.

Lebih lanjut, mantan kapten Die Roten tersebut mengungkapkan, “Suatu kali, pernah Ottmar Hitzfeld memberikan waktu kepada saya seminggu penuh untuk bersama-sama dengan keluarga. Itu dilakukan agar saya seratus persen fit untuk sebuah pertandingan penting. Saya menerima putusan itu dengan senang hati.”

Dalam pandangan Matthaeus, hal mendasar yang harus dilakukan Bayern saat ini hanya satu. Itu adalah mengembalikan kegembiraan kepada semua orang di dalam tim. Tanpa itu, sulit bagi Die Roten untuk bangkit dan berjaya.