Werner Tak Tutup Pintu Bagi Bayern

131

Football5Star.com, Indonesia – Striker muda timnas Jerman, Timo Werner, mengakui dirinya tak menutup pintu bagi Bayern Munich. Dalam wawancara dengan Sport1, Rabu (14/2/2018), dia menyebut Bayern sebagai salah satu klub besar yang ingin dibelanya. Meskipun demikian, dia saat ini maish fokus membela RasenBallsport Leipzig dan tak memikirkan untuk pindah klub.

“Ada cukup banyak tim di dunia ini yang ingin kubela. Di Jerman, bohong besar jika aku mengatakan tak mau bermain untuk Bayern Munich,” ucap Werner. “Bohong pula bila di Inggris tak mau bergabung dengan Manchester United atau Manchester City. Lalu, di Spanyol, tentu saja Barcelona dan Real Madrid.”

Timo Werner kini sudah jadi andalan timnas Jerman.
zimbio.com

Pernyataan ini menegaskan perkataannya pada Desember tahun lalu. Kala itu, kepada Die Welt, dia berujar, “Tentu saja aku membayangkan bergabung dengan Bayern andai saja mereka mendekatiku sebelum Leipzig melakukannya.”

Toh, mantan pemain VfB Stuttgart itu menegaskan, dirinya tidak memprioritaskan Bayern di atas klub-klub besar lainnya. Dia mengatakan, saat ini belum menentukan klub yang paling ingin dibelanya. “Kita lihat saja nanti apa yang terjadi,” kata dia.

Belakangan ini, seiring lesatannya bersama Leipzig dan timnas Jerman, Werner memang ramai dirumorkan tengah menjadi bidikan klub-klub teras Eropa. Bayern dan Madrid adalah dua klub yang paling santer dihubung-hubungkan dengan striker berumur 21 tahun tersebut. Namun, CEO Oliver Mintzlaff meegaskan bahwa kedua klub itu tak melakukan pendekatan kepada sang pemain.

Terlepas dari soal transfer itu, Werner mengaku bahagia dan tak menyesali putusannya bergabung dengan Leipzig. Pasalnya, dia justru mampu berkembang pesat dalam waktu relatif cepat.

“Dua tahun terakhir ini sangat bagus bagiku. Aku mencetak lebih dari 30 gol dalam 50 pertandingan Bundesliga 1 bersama Leipzig. Aku bermain di Liga Champions dan menjadi pemain timnas. Aku juga bermain dengan sangat baik. Aku pikir, ini bukan hanya berkat diriku pribadi, melainkan berkat rekan-rekan setim dan lingkungan di sini. Mereka benar-benar membuatku merasa nyaman,” papar dia.