Liga Malaysia Diterpa Masalah Tunggakan Gaji Pemain

Football5star.com, Indonesia – Masalah tunggakan gaji pesepak bola tidak hanya dialami kompetisi di Indonesia. Negeri tetangga, Malaysia pun mengalami hal serupa.

Namun bedanya otoritas sepak bola Malaysia bergerak cepat untuk mengatasi masalah ini. Dikutip Football5star.com dari harian metro, Selasa (19/11/2019) Malaysian Football League (MFL) berencana untuk menerapkan sistem Economic Control Program (ECP) untuk atasi hal tersebut.

Sistem diadaptasi dari sistem LaLiga Spanyol. Pihak MFL menyebut nantinya peserta Liga Premier Malaysia akan mendapat pengawasan ketat saat belanja pemain.

thestar.com.my

“Nantinya pihak klub saat akan membeli pemain akan mengikuti program ECP dan terus dipantau oleh pihak MFL,” kata presiden MFL Datuk Hamidin Mohd Amin.

“Jika sistem ini diterapkan, kami percaya masalah tunggakan gaji pemain bisa teratasi,” tambahnya.

Sistem ECP nantinya akan memastikan neraca keuangan klub sangat baik untuk membeli dan menggaji pemain yang ada. Ke depan, pihak MFL akan mengembangkan sistem ini sebagai bagian dari peraturan kepemilikan klub.

Sebelumnya pihak MFL juga sepakat untuk bekerjasama dengan pihak LaLiga terkait penerapan sistem ini. Ivan Codina, perwakilan LaLiga Asia Tenggara sepakat untuk membantu penerapan ini di Liga Premier Malaysia.

“Salah satu tujuan utama dari program ini adalah membuat keuangan klub berjalan secara profesional. Memastiskan semua pemian mendapat hak pada waktunya, dan persoalan keuangan lain,” kata Ivan Codina.

Comments
Loading...