Liga Spanyol: Pembelaan Presiden Malaga Usai Menyebut Catalonia Sampah

Football5star.com, Indonesia – Presiden Malaga Abdullah Nasser Al Thani membuat klarifikasi soal komentar pedas yang menyebut “Sampah Catalonia” kala ditanya soal persaingan Barcelona dan Real Madrid menuju titel juara LaLiga (Liga Spanyol).

Seperti diketahui, Real Madrid tengah menjalani pekan-pekan krusia bersama Barcelona dalam perburuan gelar juara. Saat ini kedua tim menoleksi poin sama dengan Real Madrid menyisakan lima pertandingan, sedangkan Barcelona empat laga lagi.

Malaga akan menjadi lawan Real Madrid pada pekan terakhir di Estadio La Rosaleda. Suporter Barcelona mulai meragukan sikap profesional Malaga mengingat keberadaan legenda Real Madrid, Michel, di kursi pelatih. Kekhawatiran itu disampaikan para Cules kepada Al Thani melalui Twitter.

Dengan santai, Al Thani menjawab pertanyaan tersebut: “Melalui bantuan Tuhan kami akan mampu (mengalahkan Real Madrid),” tulisnya di akun Twitter @ANAALThani.

Namun, jawaban pengusaha asal Timur Tengah itu berlanjut dengan pernyataan kontroversial. “Tapi, sampah Catalonia tidak akan mencium bau gelar juara liga setelah kebohongan mereka tentang Michel”.

Komentar itu lantas membuat kubu Barcelona gerah. Bahkan, mereka langsung mengeluarkan penryataan resmi yang meminta Komite Kompetisi dan Departemen Integritas LaLiga bersama Dewan Tertinggi Anti Kekerasan dalam Olahraga untuk menyikapi pernyataan tersebut.

“Klub mengungkapkan penolakan dan kemarahannya mengenai isi tweet itu. Tindakan intu jelas melanggar prinsip fair play, etika, dan legalitas, yang mengatur olahraga kita,” tulis pernyataan resmi Blaugrana.

Melihat ucapannya di Twitter mulai mengundang kontroversi, Al Thani kembali muncul untuk membuat klarifikasi. Dia membantah pernyataan itu merujuk kepada sikap membela Real Madrid atau merendahkan Barcelona.

“Saya mengacu pada pers dari komunitas (Catalonia) yang mengatakan bahwa Michel akan melepas pertandingan itu dan mengantarkan mereka (Real Madrid) ke (takhta) LaLiga. Ini tidak bisa diterima. Kami tidak menjual pertandingan dan saya menuntut permintaan maaf dari pers,” tegas Al-Thani cuitan terbarunya.

“Saya tak akan menarik ucapan saya. Itu yang saya pelajari dari hidup,” sambungnya.

Sekadar informasi, Malaga akan menjamu Real Madrid pada jornada 38 LaLiga, 21 Mei mendatang. Sebelumnya, Malaga pernah membungkam Barcelona dengan skor 2-0 di Estadio La Rosaleda (9/4/2017). Selepas kemenangan itu, Michel sempat mengaku senang bisa membantu mantan timnya, Real Madrid, dengan cara mengalahkan Barcelona.

Comments
Loading...