Soal Enzo, Zidane Tepis Isu Nepotisme

Legenda hidup Real Madrid, Zinedine Zidane, tak mau dianggap melakukan nepotisme dalam memimpin tim yang tengah dilatihnya. Zidane menegaskan bahwa anaknya, Enzo, berhasil mendapatkan tempat utama di Real Madrid Castilla bukan lantaran mendapatkan keistimewaan darinya.

Zidane mendapatkan kepercayaan untuk menangani skuat Castilla sejak Juni 2014 lalu setelah sebelumnya pria kelahiran Marseille ini menjadi asisten Carlo Ancelotti pada musim 2013-14.

“Enzo mendapat menit bermain yang banyak, tetapi itu dia dapat karena sudah sepantasnya,” ujar Zidane kepada L’Equipe.

“Apa yang harus saya lakukan sebenarnya cukup sulit. Saat berada di ruang ganti, status Enzo adalah salah satu pemain di tim yang saya tangani. Namun, setelah kembali ke rumah dia kembali menjadi anak saya,” lanjutnya.

Saat masih berstatus sebagai pemain, profesionalitas Zidane memang tidak perlu diragukan. Dan karakter tersebut terus dia jaga hingga sekarang.

“Saat berada di klub saya memperlakukannya sama seperti pemain yang lain. Dan itu pun yang dia inginkan. Mungkin saya sedikit keras kepadanya, karena saya menuntut cukup banyak dan saya paham akan kemampuannya,” imbuh Zidane.

Zidane mengakui fakta jika anak-anaknya akan mendapat sorotan besar dari publik. Oleh karena itu, dia tak mau memberikan beban psikologis kepada Enzo dengan memberikan keistimewaan kepadanya.

“Seiring berjalannya waktu, anda harus memperkuat mental anda. Dan saya pikir anak-anak saya akan mendapatkan ujian yang lebih berat karena status mereka sebagai anak saya,” pungkasnya.

BERITA TERKINI