Liga Turkmenistan Larang Penyebutan Kata Virus Corona

Football5star.com, Indonesia – Liga Turkmenistan akhirnya bergulir kembali di tengah pandemi corona. Tapi otoritas setempat punya satu peraturan yang terkesan nyeleneh.

Federasi sepak bola Turkmenistan sebelumnya menghentikan kompetisi selama sebulan. Tapi mulai akhir pekan nanti, mereka akan kembali menggelar liganya.

Menariknya, ada satu peraturan yang menarik perhatian. Di sana dilarang menyebut kata virus corona. Pelarangan ini tidak hanya berlaku di lingkup sepak bola saja. Tapi juga untuk seluruh warganya.

liga turmenistan-tukrmenportal
tukrmenportal

Pihak berwenang melarang penggunaan kata virus corona di media.  Padahal dalam laporan medis di sana, tidak satu pun ditemukan kasus corona di negara Asia Tengah tersebut.

Di kawasan Asia, Liga Turkmenistan jadi liga kedua yang bergulir. Sebelumnya ada negara tetangga, Tajikistan yang sudah memulai kompetisi sejak dua minggu lalu.

Untuk diketahui, Liga Turkmenistan pertama kali diselenggarakan pada 1991 silam dan dimainkan oleh delapan tim. Dalam semusim kompetisi setiap klub bisa bertemu sebanyak empat kali. Dan biasanya dua putaran pertama akan berakhir setiap Juni.

Laga perdana setelah pandemi corona ini akan mempertemukan juara juara bertahan Altyn Asyr melawan Kopetdag.

Pada musim ini Liga Turkmenistan baru berjalan empat laga. Saat ini Kopetdag memimpin klasemen dengan perolehan tujuh poin.

Posisi kedua ditempati oleh Ahal yang terpaut satu angka saja. Adapun Altyn Asyr berada di peringkat ketiga bersama Asgabat dengan sama-sama meraup empat poin.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More