Ligue 1 dalam Kondisi Darurat, LFP Todong Bantuan ke Pemerintah

Football5star.com, Indonesia – Otoritas Ligue 1, LFP mendesak pemerintah Prancis untuk bisa memberikan bantuan finansial kepada klub-klub Prancis yang saat ini tengah menderita krisis ekonomi.

Dikutip Football5star.com dari Sky Sport, Kamis (11/2/2021), LFP meminta pihak berwenang untuk segara melakukan pertemuan membahas krisis finansial yang dialami oleh peserta Ligue 1 akibat pandemi Corona.

Marseille vs PSG - Liga Prancis - TyC Sports

Menurut laporan pihak LFP, secara kolektif kerugian yang ditanggung klub Ligue 1 dan Ligue 2 mencapai angka 1 miliar euro. “Ini bisa mengancam kelangsungan hidup industri sepak bola profesional di Prancis,” bunyi pernyataan resmi LFP.

Sebelumnya, krisis finansial akibat pandemi Corona sudah terlihat dari hak siar televisi. Tefeoot Chaine sudah tak lagi menyiarkan laga Ligue 1 dan Ligue 2. Mediapro yang mengoperasikan saluran tersebut sebenarnya sudah menjalin kesepakatan lima tahun dengan LFP.

Namun kesepakatan itu kemudian dibatalkan pada Desember tahun lalu. LFP sendiri sudah menjalin kesepakatan baru dengan Canal +. Namun di kesepakatan baru tersebut, pendapatan hak siar televisi yang diterima oleh klub menjadi menurun.

“Dalam konteks ini, langkah-langkah yang telah diambil oleh pemerintah untuk musim berjalan per Novemer tahun lalu sayangnya tidak memadai atau tidak tepat untuk bisa terus dijalankan,”

“Karenanya LFP meminta pertemuan darurat dengan Kementerian Ekonomi, Keuangan, dan Pemulihan dan juga Kementerian Pendidikan Nasional, Pemuda dan Olahraga untuk membangun rencana darurat untuk klub-klub,”

“Mengenai masalah ini, klub telah melakukan upaya besar untuk bisa beradaptasi dengan penurunan pendapatan yang besar ini. Baik soal negosiasi gaji pemain dan hal lainnya. Namun sangat penting untuk negara hadir di kondisi darurat seperti ini,”

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More