Lionel Messi Masuk Daftar Pencetak 700 Gol di Sepak Bola

Football5Star.com, Indonesia – Lionel Messi kembali mencapai tonggak bersejarah dalam kariernya sebagai pesepak bola. Rabu (1/7/2020) dini hari WIB, La Pulga mencetak gol ke-700 saat Barcelona menjamu Atletico Madrid dalam lanjutan LaLiga. Dia adalah pemain ke-7 yang membukukan 700 gol dalam sejarah sepak bola.

Lionel Messi menggenapkan koleksinya menjadi 700 gol dengan cara istimewa. Gol itu dicetak dari titik penalti dengan panenka yang menaklukkan salah satu kiper terbaik dunia saat ini, Jan Oblak.

Messi membutuhkan 862 pertandingan untuk mencetak 700 gol. Dari jumlah itu, dia mengemas 630 gol dalam 724 laga bersama Barcelona dan 70 gol dalam 138 caps bersama timnas Argentina.

Sudah dapat diduga, mayoritas dari 700 gol Messi dicetak dengan kaki kiri. Ada 582 gol yang dicetak dengan kaki terkuatnya itu. Sisanya, 92 gol dengan kaki kanan, 24 gol dengan kepala, 1 gol dengan dada, dan 1 gol dengan tangannya.

Adapun dari caranya, mayoritas dari 700 gol Messi tercipta dari permainan terbuka. Ada 439 gol yang dicetak dengan cara ini. Dari titik penalti, dia melesakkan 90 gol, sedangkan dari tendangan bebas sebantak 53 gol.

Sebelum Messi, hanya ada enam pemain yang mampu mengemas 700 gol atau lebih dalam sejarah sepak bola. Mereka adalah Josef Bican (805 gol), Romario Faria (772 gol), Pele (767 gol), Ferenc Puskas (746 gol), Gerd Mueller (735 gol), dan Cristiano Ronaldo yang saat ini mengemas 728 gol.

Messi Gagal Bawa Barcelona Menang

Gol ke-700 Lionel Messi tak mampu membawa Barcelona menang atas Atletico Madrid.
standard.co.uk

Walaupun mencapai tonggak bersejarah dalam kariernya, Lionel Messi dipastikan tak terlalu gembira. Pasalnya, gol panenka yang dicetaknya gagal membawa Barcelona menang. Di kandang sendiri, El Barca hanya imbang 2-2 dengan Atletico Madrid.

Hasil itu membuat Barcelona potensial kian tertinggal dari Real Madrid dalam perburuan gelar juara LaLiga. Mereka bisa tertinggal 4 poin andai Los Blancos mengalahkan Getafe pada Jumat (3/7/2020) dini hari WIB. Andai itu terjadi, kian sulit bagi Messi cs untuk mengejar.

Pesimisme sudah mulai bergaung. Selepas laga melawan Atletico, Diario Sport dalam ulasannya menyebut LaLiga telah berakhir. Mundo Deportivo juga menyebut gelar juara LaLiga kian menjauh dari El Barca. Hal yang sama diungkapkan Marca dalam ulasannya.