Lionel Messi, Raja El Clasico yang Sedang Terluka

Football5star.com Indonesia – Bicara soal Lionel Messi, tentu tak luput dari sederet rekor yang pernah ditorehkan. Termasuk dalam laga El Clasico. Saat ini, dialah raja El Clasico. Namun, jelang pertemuan Barcelona vs Real Madrid pada Sabtu (24/10/2020), sang raja justru tengah terluka.

Status raja El Clasico diraih Messi sejak mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak. Tak ada pemain lain yang mengoleksi gol lebih banyak dari Messi sepanjang sejarah digelarnya El Clasico.

Lionel Messi Ronaldinho Barcelona El Clasico Real Madrid - Marca
Marca

Sebagian fan Barcelona mungkin masih ingat ketika Lionel Messi pertama kalinya merasakan atmosfer rivalitas kedua klub pada 2007. Namun, yang paling diingat tentunya ketika dia mencatat hat-trick dalam debut El Clasico di Camp Nou saat usianya baru 19 tahun (10/3/2007).

“Saya tak pernah melihat pemain dengan kualitas seperti itu dalam usianya. Personalitas, kecepatan, semua dimilikinya. Saya menyukainya,” puji pelatih Real Madrid kala itu, Fabio Capello.

Lionel Messi Barcelona El Clasico Zinedine Zidane Real Madrid - Marca
Marca

Sejak saat itu, gelontoran gol dan rekor terus ditorehkannya dalam pertandingan melawan Real Madrid. Sampai suatu saat, Lionel Messi sukses membukukan golnya ke-18 ke gawang sang rival pada 2 Maret 2013. Gol itu membawa dia menyamai legenda Real Madrid, Alfredo Di Stefano, sebagai pencetak gol terbanyak di El Clasico.

Meski tak melulu membobol gawang El Real, kebuasan Messi tetap tak terbendung. Sampai akhirnya, total 26 gol dibukukan penyerang asal Argentina itu ke gawang Real Madrid. Dia juga mencatat 14 assists dan memenangi 19 pertandingan dari 43 edisi El Clasico yang sudah dilaluinya.

Messi Mulai Dijauhi Fortuna

Sial bagi Messi, sejak menembus angka 26, keran golnya tiba-tiba terhenti. Fortuna seolah mulai menjauhinya. Messi mulai menjadi pesakitan dalam pertandingan El Clasico. Gol terakhirnya ke gawang Los Blancos dicetak pada 6 Mei 2018. Sejak saat itu, nihil!

Jelang Barcelona vs Real Madrid jilid I musim ini, 900 hari sudah dilalui Messi tanpa torehan gol pada laga El Clasico. Total 440 menit laga dia mengalami kebuntuan untuk membobol gawang Madrid.

Lionel Messi Getty Images Sergio Ramos
Getty Images

Dalam dua musim terakhir, Messi tak sanggup lagi melanjutkan ketajamannya melawan Real Madrid. Tiga pertandingan di Liga Spanyol serta dua di Copa Del Rey. Apakah sang raja sedang terluka?

Beragam alasan melatari klaim tersebut. Mulai dari kepergian pesaing setianya, Cristiano Ronaldo, dari Real Madrid, sampai polemik masa depan di Barcelona yang sempat memanas. Sebagian pihak menilai, Messi sudah kehilangan gairah di Barcelona.

Namun, klaim tersebut tak sepenuhnya tepat. Messi tetaplah Messi. Dalam usia 33 tahun, gol tetap menjadi sahabat karibnya. Sejak melepaskan diri dari polemik masa depan, Lionel Messi kembali menunjukkan tajinya.

Lionel Messi Barcelona Ronaldo Koeman El Clasico Real Madrid - Zimbio
Zimbio

Musim ini bersama pelatih baru, Ronaldo Koeman, Messi sudah mencetak dua gol dan tiga assists dari 5 pertandingan yang dilalui. Termasuk sebiji gol dan assist ketika Barcelona membungkam Ferencvaros 5-1 di Liga Champions (20/10/2020).

Keinginan untuk menambah koleksi golnya dalam laga El Clasico tentu sangat tinggi. Ditambah lagi, sang rival, Real Madrid, justru tengah menjalani periode buruk dengan dua kekalahan beruntun.

Bukan mustahil Barcelona bisa menghadirkan kekalahan ketiga bagi anak asuh Zinedine Zidane dan Messi jadi protagonis utamanya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More