Sadio Mane vs Eden Hazard: Duel Nomor 10

Football5star.com, Indonesia – Partai besar bakal tersaji pada pekan ke-34 Liga Inggris antara tuan rumah Liverpool vs Chelsea. Pertemuan keduanya juga jadi arena duel pemain bernomor 10, Sadio Mane melawan Eden Hazard.

Banyak orang menganggap rivalitas kedua tim tergolong masih sangat baru. Chelsea baru dipandang pesaing klub mapan Liga Inggris lain termasuk Liverpool setelah diambil alih Roman Abramovich.

Sebelum era “Roman Empire”, Chelsea hanyalah klub tua yang jika bertemu Liverpool layaknya pertandingan dua tim dengan level permusuhan zero percent. Memang pada era 1990-an sempat terjadi gesekan antarpemain dari kedua kubu, tidaklah terlalu panas.

Mungkin hanya satu atau dua momen yang diingat suporter kedua tim. Sebut saja insiden antara Graeme Le Saux dengan Robbie Fowler di pertemuan 27 Februari 1999.

Setelah “Roman Empire” berdiri di Stamford Bridge, suporter kedua tim sering adu urat di dalam stadion. Kedatangan sejumlah pemain berbakat ke London Biru membuat gerah kota Liverpool yang merah.

Menarik membahas pemain kunci kedua tim di laga akhir pekan nanti. Tuan rumah punya Sadio Mane dengan torehan apik ke gawang Chelsea, sementara The Blues memiliki Eden Hazard yang konsisten dalam sejumlah laga terakhir.

Sadio Mane (Liverpool)

Sebagai seorang pemain sayap, Sadio Mane ialah sayap yang evolusioner. Ia tak kaku saat Juergen Klopp memintanya jadi penyerang tengah kala The Reds menang 5-2 atas Watford (28/2/2019). Taktik 4-3-3 Klopp yang sangat fleksibel memang menuntut dirinya berganti posisi dengan Salah ataupun Roberto Firmino.

“Sadio Mane dianggap sebagai pemain sayap kiri atau kanan tapi dia bisa bermain di mana saja selama itu masih di lini depan,” kata mantan pemain Liverpool, Gary Gillespie.

Akan tetapi, bagi Gillespie, pemain Senegal itu yang paling konsisten dibanding Salah dan Firmino. “Saya kira Mane yang paling konsisten dan yang terbaik,” ucap Gillespie.

Goal.com

Bagi The Blues, Mane memang pemain paling konsisten merepotkan mereka. Dari data Football5Star.com yang dikutip dari Transfermarkt, Mane dari 7 kali pertemuan mampu mencetak 2 gol dan 2 assist ke gawang The Blues.

Catatan ini lebih baik dibandingkan Roberto Firmino yang belum sama sekali cetak gol ke gawang Chelsea. Rekor gol Mane memang masih kalah dari Mohamed Salah, tapi pemain asal Mesir ini masih belum stabil betul penampilannya.

Secara keseluruhan, rasio gol Sadio Mane per laga mencapai 0,40, akurasi tembakan sebesar 41 persen, dan tembakan tepat sasaran mencapai 144.

Eden Hazard (Chelsea)

Beralih ke kubu lawan, ada pemain flamboyan yang dari 5 laga terakhir Chelsea di Liga Inggris sukses jaringkan 4 gol, Eden Hazard.

Hazard ialah pemain yang wajib diberi kebebasan dalam membuka ruang dan berkreasi mengecoh bek lawan. Tak heran jika saat Conte melatih, Hazard tak mampu tunjukkan penampilan terbaik.

Berbeda ketika Maurizio Sarri mulai menukangi, Hazard seolah menemukan nyawanya kembali. Meski Sarri Ball sempat dikritik ketika Chelsea dibantai Man City, kekinian strategi pelatih asal Naples itu mulai membaik.

Chelsea vs West Ham United - Eden Hazard - SuperSport
mirror.co.uk

Membaiknya Sarri Ball membuat Hazard pun menemukan ketajamannya. “Bagi saya, Hazard penting untuk saat ini. Kami membutuhkan dia dalam kondisi puncak performa dalam dua bulan terakhir.” kata Sarri.

Melawan Liverpool, Hazard memang menjadi pemain penting. Ia adalah pemain Chelsea yang paling rajin merobek gawang The Reds.

Dari data Football5star.com yang dikutip dari transfermarkt, Hazard total mencetak 7 gol ke gawang Liverpool dan berikan 2 assist. Satu gol dicetak Hazard saat masih membela Lille di pertemuan dengan Liverpool pada ajang babak 16 besar Liga Europa.

Secara keseluruhan, rasio gol Eden Hazard per laga 0,35, dengan akurasi tembakan mencapai 44 persen, dan tembakan tepat sasaran di angka 210.

Menarik untuk melihat Sadio Mane vs Eden Hazard bertarung di laga Liverpool vs Chelsea akhir pekan nanti. Siapa yang akan berdiri dengan membusungkan dada pada akhir pertandingan?

Comments
Loading...