Livorno, Klub Kiri yang Terdegradasi ke Kompetisi Kasta Ketiga

Football5star.com, Indonesia – Livorno dipastikan jadi tim pertama di Serie B yang terdegradasi ke kompetisi kasta ketiga, Serie C pada musim depan. Klub besutan Antonio Filippini tersebut terlempar ke Serie C setelah kalah 0-1 dari Pescara di pekan ke-36 Serie B.

“Tiket promosi langsung diperoleh Benevento dan Crotone. Sedangkan Livorno menjadi tim pertama yang terdegradasi. Spezia (peringkat ketiga) juga berpeluang meraih tiket promosi via playoff yang akan melibatkan 5 klub lainnya,” bunyi pernyataan resmi Lega B, Rabu (29/7/2020).

Livorno bukan klub asing bagi pencinta sepak bola Italia. Klub ini banyak dikenal sebagai klub kiri. Maklum saja, paham komunisme menjadi bagian dari jati diri klub yang sudah berdiri sejak 1915 tersebut.

Mantan pemain, Cristiano Lucarelli juga jadi bukti bahwa klub berjuluk Amaranto tak bisa dipisahkan dari paham kiri. Saat merayakan selebrasi gol, ia gemar mengepalkan tangannya meninju langit layaknya seperti seorang kaum sosialis dan komunis.

Lucarelli juga gemar melakukan protes terhadap penindasan yang dilakukan terhadap kaum kelas pekerja dan bangsa-bangsa terjajah seperti Palestina, Catalan, Basque dan Irlandia. 

“Aku yakin pesepakbola Italia lain juga punya minat pada politik. Namun, mereka lebih memilih menyembunyikannya untuk menghindari masalah,” kata Lucarelli.

Perjalanan di Serie B 2019-20

Lucarelli sendiri pada musim lalu masih melatih bagi Livorno. Sayangnya hanya mampu membawa Livorno ke posisi ke-14, Lucarelli di awal musim ini digantikan oleh Roberto Breda, eks pemain Salernitana.

Perjalanan Amaranto di Serie B musim ini memang sudah hancur lebur sejak awal musim. Mereka harus mengganti pelatih sebanyak empat kali. Setelah menunjuk Breda di awal musim, manajemen kemudian menggantinya dengan Paolo Tramezzani di pekan ke-22.

Namun kemudian, hasil Tramezzani tak memuaskan manajemen dan kembali Breda ditunjuk sebagai pelatih. Pada akhirnya, Breda kembali dipecat dan manajemen klub menunjuk eks pemain Lazio, Antonio Filippini sebagai pelatih hingga akhir musim ini.

Sepanjang 37 partai di Serie B musim ini, Andrea Luci dkk hanya mampu meraih 5 kemenangan, 6 hasil imbang dan 26 kali kekalahan. Mereka pun jadi tim dengan jumlah kebobolan terbanyak di Serie B musim ini yakni 65 gol.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More