Maitland-Niles Akui Pernah Jadi Korban Pelecehan Rasial

Football5star.com, Indonesia – Pelecehan rasial yang menimpa Raheem Sterling membuat banyak pihak bersimpati. Salah satunya adalah Ainsley Maitland-Niles, pemain Arsenal yang mengaku pernah menjadi korban dari aksi serupa.

Kejadian yang menimpa Maitland-Niles tak berlangsung di Inggris, tapi di Jerman. Gelandang berusia 21 tahun itu mendapatkan perlakukan tak enak ketika membela Arsenal dalam turnamen usia muda di Jerman saat masih berusia 12 tahun.

“Jujur, itu mirip dengan apa yang diterima Raheem. Secara harfiah, saya keluar untuk mengambil bola saat lemparan ke dalam. Lalu ada sedikit pelecehan rasial di belakang saya,” unglapnya saat konferensi pers menjelang pertandingan Liga Europa dikutip Football5tsar dari ESPN FC.

Raheem Sterling - Chelsea - Rasisme - Sheppnews
Sheppnews

Bagi pemain yang telah dua kali bermain untuk Arsenal di Liga Europa ini menyebut tindakan rasialis adalah tindakan yang menyakitkan. Ada kegetiran yang ia alami ketika memikirkan tindakan rasialis yang ia dapatkan.

“Sungguh menyakitkan untuk membicarakannya. itu menyakitkan untuk memikirkannya, tapi itulah mengapa saya pikir itu (tindakan Sterling) sangat penting sehingga kita harus menyingkirkannya dalam permainan,” tambahnya.

Tindakan Sterling yang keluar ke publik dan membocorkannya ke media adalah sebuah hal yang sudah seharusnya dilakukan. Maitland-Niles pun memuji keberanian Sterling.

“Jujur, kurasa itu menjijikkan. Aku benar-benar memuji Raheem karena berani keluar dan berdiri untuk dirinya sendiri dan pemain lain dan membicarakannya (ke publik). Raheem adalah pemuda pemberani,” tutupnya.

Comments
Loading...