Makan Konate Cerita Tradisi Idul Adha di Kampung Halamannya

Football5Star.com, Indonesia – Bintang Persebaya Surabaya, Makan Konate, merindukan momen-momen Idul Adha di kampung halamannya, Mali. Dia menyebut tradisi di sana sangat berbeda dengan Indonesia karena Idul Adha justru lebih meriah ketimbang Idul Fitri.

Makan Konate memang merupakan salah satu pemain asing beragama Islam di Indonesia. Tapi sayang, untuk lebaran haji kali ini dilewatinya tanpa keluarga karena masih bertahan di Surabaya akibat pandemi COVID-19.

Padahal, Konate menyebut kalau ada beberapa hal yang biasa dilakukannya bertepatan dengan Idul Adha. Dia mengaku kalau salah satu makanan yang pasti disajikan ialah Sup Nadji saat momen-momen seperti ini.

“Ya pasti kangen ya. Lockdown di Mali enggak bisa pulang. Terakhir November, ya sudah enam bulan saya di sini. Saya biasa masak Sup Nadji kalau saat-saat seperti ini. Ya walau di sini saya juga masak. Saya sampai telepon istri nanya bagaimana cara dan resep masaknya,” ungkap Makan Konate saat wawancara di YouTube Football5Star.

Lalu, Konate jua bercerita soal tradisi Idul Adha di Mali. Dia menyebut kalau perayaan Idul Adha di negaranya lebih meriah ketimbang saat lebaran.

“Kalau di Mali beda sedikit ya. Di Mali Idul Adha lebih ramai dari Idul Fitri. Di sana abis salat, lalu makan bersama dan habis itu salam-salaman sama orang tua dan silaturahmi dengan keluarga,” tutup Makan Konate.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More