Makedonia Utara Ternyata Diperkuat 10 Perantau Saat Dihajar Timnas U-19

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-19 Indonesia secara gemilang memetik kemenangan 4-1 atas Makedonia Utara, Minggu (11/10/2020). Kemenangan tim asuhan Shin Tae-yong itu luar biasa karena lawan serius menatap laga tersebut. Pelatih Shkumbin Arslani bahkan memanggil banyak pemain yang membela klub-klub luar negeri.

Tak tanggung-tanggung, ada 10 pemain Makedonia Utara yang berstatus perantau saat menghadapi timnas U-19 Indonesia. Tiga di antaranya bertualang di Kroasia. Lalu, dua pemain berkiprah di Slovenia. Sisanya, lima pemain mengadu nasib di Swedia, Swiss, Denmark, Bulgaria, dan Jerman.

Tiga pemain yang berkiprah di Kroasia adalah Albin Saiti dan Benjamin Dalipi dari NK Hrvatski Dragojoljac serta Leonid Ignjatov yang membela Hajduk Split. Sementara itu, dua pemain yang merantau di Slovenia adalah kiper Kire Novakov (Triglav Kranj) dan Zufer Shaini (Brinje Grosuplje).

Adapun lima pemain lain yang tersebar di lima negara adalah Ljavdrim Ljatifi yang memperkuat B93 (Denmark), Mario Ilievski dari Septemvri (Bulgaria), Florent Sopi dari Malmo (Swedia), Luan Abazi dari St. Gallen (Swiss), dan Dario Markovski yang tercatat memperkuat Preussen Muenster (Jerman).

Dari sepuluh pemain itu, dua di antaranya bahkan sudah dipercaya memperkuat tim senior. Mereka adalah Mario Ilievski yang baru ditransfer Septemvri dari Tikveh dan Zufer Shaini di Brinje Grosuplje. Musim ini, Shaini sudah tampil 5 kali di Liga Slovenia.

Tim Makedonia Utara Didominasi Vardar

Dari dalam negeri, pelatih Shkumbin Arslani hanya memanggil pemain dari Sileks, Ohrid, Vardar Skopje, Shkendija, Rabotnicki, Velazerami, dan Shkupi. Di antara klub-klub itu, Vardar paling dominan. Ada empat pemain yang dipanggil ke timnas U-19 Makedonia Utara untuk lawan Indonesia.

Viktor Krstevski adalah satu dari empat pemain Vardar Skopje di timnas U-19 Makedonia Utara saat lawan Indonesia.
pssi.org

Keempat pemain Vardar itu adalah Viktor Krstevski, Martin Velickovic-Radulovic, Anatolij Petejcuk, dan Miran Saliu. Meskipun begitu, hanya Krstevski yang tampil sebagai starter pada laga pertama lawan timnas U-19 Indonesia. Tiga pemain lainnya baru masuk pada babak kedua.

Satu hal menarik, di skuat Makedonia Utara saat melawan timnas U-19 Indonesia, tak ada satu pun pemain dari Akademija Pandev. Padahal, saat pemusatan latihan pada Agustus lalu, ada tiga pemain dari tim akademi milik Goran Pandev tersebut. Mereka adalah kiper Marko Alchevski, bek Spase Terziev, dan gelandang Ivan Nikolov.

Terlepas dari hal itu, keberadaan sepuluh pemain yang memperkuat klub-klub luar Makedonia Utara ternyata tak mampu mendongkrak permainan tim asuhan Arslani. Mereka tak berdaya dan harus menyerah 1-4 dari timnas U-19 Indonesia.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More