Makna Hari Kartini Bagi Zahra Muzdalifah

Football5star.com, Indonesia – Pada 21 April, Indonesia memiliki hari yang spesial. Yakni Hari Kartini yang menjadi titik balik emansipasi wanita di Indonesia. Zahra Muzdalifah, pesepak bola muda putri Indonesia memiliki pandangannya sendiri tentang Hari Kartini.

Dara cantik kelahiran Jakarta, 4 April 2001 ini tercatat sebagai pemain Timnas Putri Indonesia. Meskipun usianya masih terbilang cukup muda, 18 tahun, ia telah bermain untuk Timnas senior Indonesia. Bagi Zahra, Kartini adalah sosok yang menginspirasi.

“Kartini adalah sosok inspirasi bagi wanita. Ia berjuang demi kemajuan wanita di Indonesia. Saya secara khusus sangat bangga kepada Kartini. Berkat dia, wanita-wanita di Indonesia bisa mengejar mimpi-mimpinya,” ujar Zahra ketika dihubungi oleh Football5star.

zahra muzdalifah
antaranews.com

Kultur Indonesia yang sangat patriarki, didobrak oleh Kartini. Jika selama ini Indonesia sangat lekat dengan anggapan bahwa wanita selalu berada di bawah bayang-bayang lelaki, maka Kartini berusaha mendobrak anggapan itu.

“Dia juga bisa membuktikan bahwasanya tidak hanya laki-laki yang bisa berjuang dan memiliki cita-cita tinggi. Tapi kita, kaum hawa juga bisa berjuang dan bersaing dengan mereka, para lelaki,” beber Zahra.

Sebagai sosok harapan sepak bola wanita, maka Zahra pun memiliki harapan untuk sepak bola wanit. Khususnya pada Hari Kartini, ia ingin agar sepak bola wanita lebih dilihat oleh semua pihak, khususnya PSSI.

“Harapan Zahra untuk ke depannya, sepak bola wanita lebih maju lagi. Lebih difasilitasi lagi. Kompetisi sepak bola wanita juga harus diselenggarakan. Karena jujur, kompetisi akan membantu untuk memunculkan bakat-bakaat sepak bola wanit Indonesia. Adanya kompetisi bisa menjadi wadah untuk mengasah kemampuan,” ujar Zahra Muzdalifah.

Comments
Loading...