Terkait Insiden di Malang, PSSI Akan Berikan Sanksi

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – PSSI melalui Joko Driyono telah memastikan bahwa Arema FC akan mendapatkan sanksi yang berat. Hal ini terkait dengan banyaknya insiden saat Derbi Jatim antara Arema FC dan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang. 

PSSI telah mendapatkan laporan terjadinya beberapa pelanggaran yang dilakukan suporter Arema, Aremania sehingga mengganggu pelaksanaan pertandingan. Sebelumnya, beredar video mengenai provokasi yang dilakukan suporter Arema dalam jeda babak pertama. Provokasi tersebut dilakukan dengan melemparkan uang di atas lapangan dan sempat membuat Alfonsius Kelvan, kiper Persebaya geram.

“Pada laga ini (Arema FC vs Persebaya), federasi menurunkan tim pemantau yang melihat langsung terjadinya beberapa pelanggaran. Hasil laporan tim ini melengkapi laporan pengawas pertandingan. Ini juga akan menjadi referensi sidang Komite Disiplin dalam menjatuhkan sanksinya. PSSI berkomitmen untuk menjaga dan mengawal penegakan hukum sepak bola,” kata Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, Jokdri dikutip Football5star dari laman resmi federasi.

Pasca penghentian sementara yang dilakukan oleh PT. Liga Indonesia Baru, banyak pihak yang mengharapkan adanya perbaikan. Nyatanya, beberapa pekan setelah insiden di Bandung, ada insiden lainnya di Malang. Jokdri mengaku tak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran yang dilakukan.

Aremania
emosijiwaku.com

“Pasca penghentian sementara kompetisi, PSSI telah meminta operator liga dan klub untuk lebih memperhatikan prosedur penyelenggaraan pertandingan. Kami juga telah mengingatkan, untuk menjaga para suporter agar tidak bertindak dan membawa spanduk yang sifatnya rasis dan provokatif,” kata Jokdri.