Mamadou Sakho Gugat Badan Antidoping Dunia

Football5star.com, Indonesia – Eks bek Liverpool, Mamadou Sakho melakukan gugatan terhadap Badan Antidoping Dunia (WADA). Hal ini berkaitan dengan vonis yang diterimanya pada 2016 lalu, Senin (24/7/2019).

Pada 2016 lalu, Badan Antidoping Dunia menjatuhkan vonis larangan bertanding kepada pemain Prancis tersebut selama 30 hari karena terbukti menggunakan doping.

Keputusan itu kata Sakho tidak sesuai dengan fakta. Menurut bek berusia 29 tahun tersebut dirinya memang sempat menggunakan zat pembakar lemak. Namun obat tersebut tidak masuk dalam daftar larangan dari badan antidoping dunia.

Pemain yang musim lalu bermain untuk Crystal Palace tersebut seperti dikutip dailymail lantas mengambil langkah hukum lain. Ia menggugat badan antidoping dunia dengan tuntutan ganti rugi sebesar 13 juta poundsterling.

Menurut Sakho akibat keputusan dari WADA, kariernya di Liverpool menjadi berakhir. Kesalahan tes doping yang dilakukan WADA membuat Sakho harus angkat koper dari Anfield pada awal 2017.

Sakho dianggap menggunakan doping setelah WADA memeriksanya setelah pertandingan Liverpool vs Man United di kancah Liga Europa pada 2016.

Tidak hanya tersisih dari skuat Liverpool, akibat dari keputusan tersebut ia juga tak bisa tampil membela timnas Prancis di perhelatan Euro 2016.

Kasus Sakho akhrinya menemui hal positif setelah komite displin UEFA memeriksa kembali kasus ini dan menetapkan bahwa ia tak menggunakan obat atau zat yang dilarang.

Liga InggrisMamadou Sakho