Maman Tak Masalah Digeser Jadi Bek Sayap Persija

Football5star.com, Indonesia – Pemain Persija Jakarta, Maman Abdurrahman, termasuk bek serbabisa. Ia dapat tampil sebagai bek tengah ataupun bek sayap.

Saat awal-awal berseragam Timnas Indonesia, Maman Abdurrahman diplot sebagai bek sayap. Bagi Maman, sejatinya ia siap dimainkan dimana saja. Menurutnya adalah tugas pemain mengikuti arahan pelatih yang tentunya sudah dipertimbangkan secara matang.

Ia menambahkan, di era sepak bola seperti saat ini penting bagi setiap pemain dapat tampil lebih dari satu posisi. Hal ini tidak terlepas dari formasi yang kerap mengalami perubahan dalam satu pertandingan.

“Lebih nyaman bermain di bek tengah. Hal ini tidak terlepas karena saya lebih menguasai teknik sebagai seorang defender. Tapi saya tidak pernah mempersoalkan bermain dimana, asal fisik kita bagus, pasti tidak akan masalah,” ujar Maman di situs resmi Persija

Musim lalu Maman pernah bertugas sebagai bek kanan saat Ismed Sofyan absen. Fisik Maman pun tidak terlihat kedodoran meski usianya yang sudah menginjak 38 tahun.

Berbunga-bunga

Maman Abdurrahman - Persija Jakarta - PSM Makassar - Liga 1 - @Persija_Jkt
@Persija_Jkt

Maman Abdurrahman turut bahagia belakangan ini. Hal ini tidak terlepas dari keberhasilan Liverpool menjadi juara Liga Inggris musim 2019-2020.

Mantan bek Timnas Indonesia itu mengidolai Liverpool sejak tim tersebut menjadi juara Liga Champion 2005 lalu. Ia takjub dengan daya juang Steven Gerrard dan kawan-kawan saat membalikkan keadaan setelah sebelumnya tertinggal 0-3 terlebih dahulu.

“Klub idola Eropa saya adalah Liverpool. Saya mulai tertarik dengan The Reds kala menjadi juara 2005 lalu. Saat itu Liverpool tampil spartan, padahal sebelumnya tertinggal lebih dulu dari AC Milan,” ujar Maman.

Meski mengidolai Liverpool, namun sosok pemain yang menginspirasi Maman bukanlah klub idolanya. Ia justru memilih mantan bek AC Milan, Alessandro Nesta sebagai pemain panutannya. “Nesta adalah bek yang tangguh dan bagus pada masanya. Ia juga menjadi andalan di AC Milan dan Italia saat itu,” ucapnya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More