Manchester City Lolos dari Hukuman, Javier Tebas Berang

Football5star.com, Indonesia – Presiden LaLiga, Javier Tebas mengaku kesal dengan keputusan yang dibuat oleh Badan Arbitrase Olahraga (CAS) yang meloloskan Manchester City dari hukuman larangan bermain di kompetisi Liga Champions.

Menurut Tebas seperti dikutip Football5star.com dari marca, Selasa (14/7/2020) CAS tidak memiliki standar bagus untuk memberikan hukuman pada kasus Manchester City.

“Swiss adalah negara dengan sejarah arbitrase yang hebat, sementara CAS saat ini tidak memenuhi standar,” ucap Tebas.

Brighton vs Manchester City: Hattrick Sterling Bawa The Cityzens Menang Telak

“Ke depan, kami harus menilai apakah CAS adalah organisasi yang tepat untuk mengajukan banding atas keputusan institusional dalam sepak bola,” tambahnya.

Meski begitu, Tebas menegaskan bahwa pihaknya akan selalu mendukung perlawanan terhadap Manchester City dan klub kaya lainnya seperti Paris Saint Germain (PSG). ‘

“Sudah berhahun-tahun lalu kami menyerukan tindakan keras melawan Manchester City dan Paris Saint Germain. Hal ini wajib dilakukan lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,” ucapnya.

Sudah cukup lama, Tebas memang mengutarakan ketidaksukaan pada dua klub kaya raya ini. Pada 2019 lalu misalnya, Tebas menyebut bahwa dua klub tersebut harus diusir dari kompetisi Eropa.

“Ada klub-klub yang tidak peduli dengan pendapatan asli mereka ketika mereka ingin merekrut pemain. Itu karena klub seperti itu memang menerima pendapatan dari negara.” ucap Javier Tebas.

“Sepakbola, jika terus seperti ini, sudah bukan lagi menjadi komoditas olahraga. Sepakbola juga bukan lagi sebuah industri. Sepakbola menjadi lebih seperti mainan, dan klubnya seperti mainan pula.” tambahnya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More