Manchester City Siap Lawan UEFA Sampai Menang

Football5star.com, Indonesia – Jawara Liga Inggris musim ini, Manchester City tengah dihadapkan pada ancaman hukuman dari UEFA atas kasus Financial Fair Play (FFP). CEO City, Khaldoon Al Mubarak menyebut bahwa klubnya tak akan menyerah atas kasus yang tengah dihadapi tersebut.

City memang pantas untuk tak mau kalah, pasalnya hukuman yang dijatuhkan UEFA bisa gagalkan mereka untuk bermain di Liga Champions musim depan. Menurut Khaldoon, klubnya bicara fakta bahwa mereka tak bersalah atas tudingan tersebut.

“Kami memiliki jawaban yang jelas atas tudingan tersebut. Saya percaya jika nanti prosesnya akan memenangkan fakta yang kami sodorkan,” kata Khalddon seperti dikutip football5star.com dari dailymail, Senin (27/5/2019).

Khaldoon menambahkan bahwa nantinya Manchester City akan membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) jika nantinya UEFA menghukum City dengan larangan bermain di Liga Champions 2020-21.

manchester city treble, guardiola kehabisan kata-kata
@ManCity

“Saya sangat berharap nantinya di fase tersebut kebutusan yang diambil berdasarkan fakta. Faktanya, kami bukan pertama kali mendapat tudingan ini dari UEFA,”

“Kami akan melalui kondisi ini dengan baik. Saya tida khawatir dengan apa yang nantinya diputuskan,” ucap Khaldoon.

Beberapa waktu lalu, klub berjuluk The Citizens tersebut mendapat tudingan melanggar FFP dengan membuat skema untuk akali peraturan transfer pemain. Klub besutan Pep Guardiola diduga memanfaatkan klub satelit untuk aliran transfer pemain.

“Dalam melakukan hal tersebut, City bergantung pada independensi dan komitmen CFCB untuk proses yang seharusnya; dan tentang komitmen UEFA pada tanggal 7 Maret bahwa ‘…akan tidak berkomentar lebih lanjut tentang masalah ini selagi investigasi sedang berlangsung’,” bunyi pernyataan resmi City beberapa waktu lalu.

Comments
Loading...