Manchester United Tak Lagi Disegani Lawan Meski Main di Old Trafford

Football5star, Indonesia – Mantan striker Liverpool, Emile Heskey, mengklaim performa Manchester United mengalami penurunan dalam beberapa musim terakhir. Bahkan, Heskey menganggap Setan Merah tidak lagi disegani para lawannya.

Jose Mourinho ditunjuk sebagai manajer Manchester United pada musim panas 2016. Eks juru taktik Chelsea dan Real Madrid itu membawa Setan Merah memenangi Community Shield, Piala Liga dan Liga Europa musim 2016-17.

Akan tetapi, performa Manchester United di Premier League jauh dari kata memuaskan. Wayne Rooney dan rekan-rekan hanya mampu finis di posisi keenam klasemen akhir.

Beruntung, Manchester United masih mampu meraih tiket Liga Champions setelah merengkuh trofi Liga Europa berkat kemenangan 2-0 atas Ajax Amsterdam dalam partai final.

“Mereka (Manchester United) finis di posisi keenam liga. Apakah itu sebuah kesuksesan? Itu tidak terlalu sukses,” kata Heskey.

“Menjuarai Liga Europa adalah sebuah kesuksesan. Namun, bagaimana dengan Premier League? Mereka tidak sukses. Saya menebak persaan mereka bercampur aduk,” lanjutnya.

Manchester United terlalu banyak membuang poin di ajang Premier League, salah satu penyebabnya dalah rekor kandang yang buruk. Dari 17 laga di Old Trafford, Setan Merah mencatatkan 12 kali imbang.

“Itu bukan United yang pernah saya hadapi. Saat itu, mereka mendominasi permainan dan menjadi tim yang ditakuti. Mereka tidak lagi memberi ancaman,” ujar Heskey.

“Ketika bermain di Old Trafford, Anda bakal takut dengan apa yang bakal terjadi. Saat ini, orang tidak mempedulikannya. Mereka harus kembali membuat lawan takut,” pungkasnya.