Mantan Bek Real Madrid Nyaris Jadi Sopir Taksi

Football5star.com, Indonesia –¬†Mantan bek Real Madrid, Pepe, menuai banyak kesuksesan sebagai pebola. Namun, siapa sangka dirinya nyaris menjadi sopir taksi.

Pepe merupakan pemain Portugal yang lahir dan sempat tinggal di Brasil. Dia mengawali karier di level junior bersama Corinthians Alagoano.

Saat masih berusia 13 tahun, Pepe terlibat perkelahian dengan pemain lawan. Itu terjadi ketika dia memperkuat klubnya dalam ajang Sao Paolo Youth Cup.

Buntut dari insiden tersebut, Pepe menuai banyak kecaman dari publik sepak bola Brasil. Sang ayah, Anael, mengaku khawatir dengan karier anaknya.

Anael menyatakan pernah berniat menjadikan Pepe sebagai sopir taksi apabila gagal di sepak bola. Beruntung, karier pemain berusia 34 tahun itu akhirnya lambat laun menanjak.

“Orang yang berpengaruh di media Brasil meminta agar Pepe dilarang bermain sepak bola. Dia hanya bocah laki-laki berusia 13 atau 14 tahun,” ujar Anael, seperti dilansir Globo Esporte.

“Saya tidak ingin melihat dia mengakhiri karier pada usia tersebut. Namun, kemudian, saya memberi tahu kepada dia agar tidak khawatir jika gagal di sepak bola,” imbuhnya.

“Saya memiliki sebuah mobil yang bisa dijual untuk membelikan dia sebuah taksi untuk dikendarai. Setidaknya, dia memiliki pekerjaan,” tandas Anael.

Pada 2001, Pepe hijrah ke Portugal dan memperkuat Maritimo. Tiga tahun kemudian, dia bergabung dengan klub raksasa Portugal, FC Porto.

Karier Pepe terus berkembang ketika pindah ke Real Madrid pada 2007. Bersama El Real, dia merasakan tiga trofi Divisi Primera, dua Copa del Rey, dua Piala Super Spanyol, tiga Liga Champions, dua Piala Super Eropa dan dua Piala Dunia Antarklub.

Kini, Pepe memperkuat Besiktas setelah dilepas Real Madrid pada musim panas lalu. Dia pun pernah mengantar timnas Portugal menjuarai Euro 2016.

Comments
Loading...