Mantan Jenderal Polisi, Mochamad Iriawan Pun Sulit Lobi Izin Liga 1

Football5Star.com, Indonesia – Mochamad Iriawan mengaku sulit melobi untuk izin Liga 1 meski statusnya pernah jadi jenderal polisi. Hal itu diakui sendiri oleh Ketum PSSI tersebut di akun YouTube pribadinya.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebenarnya sudah sepakat Liga 1 2020 akan dilanjutkan Februari 2021. Mereka jua memutuskan kalau kompetisi musim ini akan bertitel Liga 1 2020-2021 karena lintas tahun akibat pandemi COVID-19 dan tak dapat izin keamanan.

Sampai saat ini, PSSI pun belum mendapatkan surat izin dari pihak kepolisian. Iriawan mengakui kalau sebenarnya sudah mempersiapkan semuanya untuk melanjutkan kompetisi, tapi izin tak kunjung turun.

“Semenjak diterapkan New Normal, kami sudah mempersiapkan Liga 1 dan Liga 2 dilanjutkan. Kami sudah persiapkan jadwalnya, manager meeting, rekomendasi dari BNBP atau Satgas, protokol kesehatan, namun sayang pihak kepolisian belum memberikan izin,” ungkap Mochamad Iriawan.

Padahal, Iriawan sendiri merupakan mantan jenderal kepolisian. Pangkat terakhirnya ialah Komjen. Dia pun pernah menduduki beberapa jabatan strategis, mulai dari Kapolda Nusa Tenggara Barat, Kapolda Jawa Barat, hingga Kapolda Metro Jaya.

Namun demikian, Mochamad Iriawan pun mengakui kalau hal itu sama sekali tak berlaku. Karena memang saat ini kondisinya tak memungkinkan. Selain adanya pandemi COVID-19, Pilkada jua jadi penghalang buat Liga 1.

“Kalau komunikasi kami kan bekas Polisi juga, tapi kami tidak bisa memaksakan. Semua hak dan kewenangan ada di pihak Polri,” tutup Iriawan.

Liga 1Liga 1 2020mochamad iriawan