Mantan Kapten MU Sebut Pemain Liverpool bak Mayat Hidup

Football5star.com, Indonesia – Liverpool berada di kondisi kurang bagus selama beberapa pekan terakhir. Anak asuh Juergen Klopp itu konsisten untuk tidak konsisten. Bayangkan saja dari sempat kalah dari Brighton dan Manchester City, The Reds sempat bangkit saat kalahkan Leicester City 3-1.

Kemenangan kembali diraih Liverpool saat menghadapi RB Leipzig di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Namun di pekan lalu, saat jalani Derby Merseyside melawan Everton di Stadion Anfield, mereka takluk dua gol tanpa balas. Ini kemenangan pertama Everton setelah 21 tahun di markas Liverpool.

Liverpool menderita kekalahan ke-7 dalam 14 laga sepanjang 2021 kala ditaklukkan Everton di Anfield.

Menurut mantan kapten Manchester United, Gary Neville, Juergen Klopp harus segera mengambil langkah berbeda untuk mengubah situasi seperti ini. Klopp kata Neville harus melakukan pendekatan tak biasa untuk menghidupkan kembali Liverpool.

“Ini mulai menjadi sedikit mengkhawatirkan. Kuranganya perubahan di tim itu. Ide yang berbeda harus muncul. Mereka tak hanya terlihat kalah, pemain Liverpool seperti zombie di lapangan. Hanya berjalan dengan pikiran yang sama,” kata Neville seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sport, Selasa (23/2/2021).

“Mungkin perlu sesuatu yang berbeda dari Klopp. Dia tidak tertandingi dan masih di Liverpool, tetapi saat ini dia harus mulai berkata, ‘apakah saya harus melakukan sesuatu yang berbeda’,” tambah Neville.

“Bukan hak saya untuk memberi nasihat kepada Liverpool atau Klopp, apa yang harus dilakukan tetapi memainkan dengan kondisi seperti ini tentu sulit. Ia terus memainkan tiga pemain di belakang, kita sudah melihat tim lain menggunakan sistem itu,”

“Menurut saya, mereka membutuhkan ide baru hanya untuk membuat percikan di musim ini atau mereka harus bersiap merasakan musim yang menyedihkan karena tak lolos ke Liga Champions,” tutup Neville.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More