Marcelino: Liverpool Kelewat Batas

Villarreal gagal menembus final Liga Europa setelah dikalahkan oleh Liverpool dengan skor 0-3 di Stadion Anfield, Jumat (6/5). Pelatih Marcelino Garcia Toral menyebut kekalahan anak didiknya tidak lepas dari permainan The Reds yang dinilainya menyalahi aturan

Dalam laga leg kedua semifinal tersebut, The Yellow Submarine sudah ketinggalan 0-1 ketika laga berjalan pada menit ketujuh. Bruno Soriano membuat gol bunuh diri yang memicu semangat tinggi pasukan Liverpool.

Sesudahnya dua gol bersarang ke gawang Villarreal. Kondisi makin sulit karena TheYellow Submarine mesti bermain dengan sepuluh pemain karena Victor Ruiz diusir wasit pada menit ke-71.

Marcelino menilai kekalahan anak didiknya diakibatkan oleh permainan keras Liverpool. Skuat The Reds dinilainya melakukan pressing yang ketat namun menyalahi aturan.

“Ini merupakan sebuah laga berat melawan sebuah tim dengan intensitas tinggi, mungkin sampai mencapai batas aturan. Namun, wasit membiarkan mereka melakukannya,” kata Marcelino.

Laga Liverpool versus Villarreal memang berjalan keras. Wasit Viktor Kassai sampai mengeluarkan lima kartu kuning dan satu kartu merah. Namun, di mata Marcelino, wasit tidak bertindak adil.

“Dalam pertandingan ini, wasit membiarkan sejumlah hal berlalu begitu saja. Jadi, ketika ada sebuah pengusiran pemain di timmu, Anda bisa membuat kesimpulan sendiri,” ujar Marcelino.

Kendati mengkritik lawan dan wasit, Marcelino mengakui Liverpool tetap tampil lebih baik dibanding Villarreal. Timnya dia nilai hanya sial karena bertemu The Reds yang mampu menunjukkan permainan terbaiknya.

 

Comments
Loading...