Marcelo Lippi Nyatakan Pensiun dari Dunia Kepelatihan

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih asal Italia, Marcelo Lippi, mengungkapkan bahwa dirinya pensiun setelah 30 tahun meniti karier sebagai pelatih. Namun dia tetap terbuka jika ada tawaran untuk berkecimpung di jabatan yang lain.

Lippi terakhir kali menjabat sebagai pelatih pada November tahun lalu, saat dia menjadi pelatih timnas Tiongkok. Dia memulai kariernya sebagai pelatih tim U-19 Sampdoria, klub yang membesarkannya sebagai pemain. Namun saat di era 80-an, Lippi masih kesulitan dengan terus menerus bergonta ganti klub.

Titik balik kariernya terjadi pada musim 1993-94 saat dia membawa Napoli ke UEFA Cup. Setelah itu, dia diambil oleh Juventus, dimana dia memenangkan total 14 gelar, termasuk 5 Scudetto, dan Liga Champions pada musim 1995-96. Namun tentu saja prestasi terbaiknya adalah pada saat Piala Dunia 2006, dimana dia mengantarkan timnas Italia menjadi juara.

“Saya sudah selesai dengan pekerjaan kepelatihan. Benar, itu cukup. Mungkin aku bisa berguna dalam peran lain, mari kita lihat. Tapi tidak ada apa-apa sampai musim semi,” ucap Lippi seperti dikutip Football5Star.com dari Radio Sportiva.

thesefootballtimes.co

Selain berprestasi di Juventus dan Italia, Lippi juga sukses saat menangani tim Tiongkok, Guangzho Evergrande, dimana dia memenangkan 6 gelar, termasuk satu gelar Liga Champions Asia.

Namun Marcelo Lippi juga memiliki karier yang kurang sukses saat menangani tim besar. Tepatnya Inter, pada tahun 1999, dimana dia hanya bisa membawa Nerazurri finis di posisi 4 dengan pemain-pemain bertabur bintang dan dia dipecat pada awal musim 2000-01.

Guangzhou EvergrandeInter MilanJuventusMarcelo LippiTimnas ItaliaTimnas Tiongkok