Marco Fassone Menyesal Bekerja Sama dengan Yonghong Li

Football5star.com, Indonesia – Mantan CEO AC Milan, Marco Fassone, kembali berbicara soal pengalamannya di San Siro. Kali ini ia mengaku menyesal sudah bekerja sama dengan pemilik klub ketika itu, Yonghong Li.

Seperti diketahui, Yonghong Li membeli AC Milan dari Silvio Berlusconi 2017 lalu. Mendatangkan banyak pemain pada 2017 sempat membuat I Rossoneri digadang-gadang akan kembali menjadi tim yang disegani.

Tapi pada kenyataannya Milan tetap gagal tampil maksimal. Keadaan makin memburuk kala Yonghong Li ketahuan tidak punya uang dan utangnya ke Elliot Management kian menumpuk. Situasi ini pula yang membuat Marco Fassone tidak nyaman. Terlebih setelah itu dirinya dipecat.

David Han Li, Yonghong Li,Marco Fassone, AC Milan,
(AP Photo/Antonio Calanni)

“Pengalaman di Milan bisa saja berakhir berbeda. Sangat masuk akal pemilik baru ingin membawa orang yang mereka percaya, tapi dipecat satu jam setelah mengetahui dari CAS bahwa kami memenangkan banding untuk masuk ke Eropa itu menyakitkan,” kata Fassone kepada Calcio Mercato, Jumat (22/5/2020).

“Saya sangat kecewa dan menyesal. Selama bertahun-tahun berkarier, saya bisa memecat karyawan, tapi saya selalu memilih untuk menghindari tindakan hukum dan saya merasa itu akan lebih manusiawi,” ia menambahkan.

Tidak ketinggalan, mantan Direktur Teknik Inter Milan juga bercerita bagaimana Yonghong Li pergi meninggalkan klub. “Dia pergi karena sadar dia tidak bisa membayar kembali pinjaman kepada Elliot yang jatuh tempo Okttober,” imbuhnya.

“Itu masih musim semi dan pencarian investor sangat sia-sia. Jadi pada Juli ia tidak membayar angsuran 32 juta euro dan Elliott mengambil alih Milan,” tutup Marco Fassone.