Mario Balotelli Hampir Gila Gara-gara Terlalu Lama Jalani Karantina

Football5star.com, Indonesia – Penyerang Brescia, Mario Balotelli, mengungkap dampak yang diakibatkan oleh kebijakan karantina di Italia selama dua bulan terakhir. Balotelli mengaku kemampuan sepak bolanya mulai berkarat akibat terlalu lama menganggur.

“Jika mendapatkan operan saat ini, saya tak akan bisa mengontrol bola. Karena, saya sudah lebih dari dua bulan sama sekali tak menyentuh bola,” ungkap Mario Balotelli seperti dikutip football5star.com dari laman Football Italia.

Lebih lanjut, Balotelli juga mengaku kesulitan untuk berlatih karena tak memiliki treadmill di kediamannya. Pemain berusia 29 tahun itu bahkan harus melanggar aturan karantina demi bisa berlari di sebuah taman.

“Saya tak bisa melakukan latihan dengan benar karena tak memiliki treadmill di rumah. Meski tak diperbolehkan, saya sempat beberapa kali berlari di sebuah taman dekat rumah,” tutur Balotelli.

Balotelli harus menjalani masa karantina di Brescia seorang diri. Ia pun mengaku dibuat hampir gila karena lama tak bertemu rekan-rekan serta keluarganya.

“Di pekan-pekan pertama, saya hampir gila karena menjalani masa karantina ini seorang diri. Putri saya berada di Naples dan putra saya ada di Zurich. Sementara, ibu saya sudah berusia lanjut dan harus terus dilindungi.”

“Tak hanya itu, adik saya juga menjalani karantina bersama anak-anaknya. Jadi, saya harus menjalani masa karantina seorang diri di sini. Momen itu sangat lah berat buat saya,” tandas Balotelli.