Kiper Eibar Ungkap Alasannya Jadi Eksekutor Penalti Lawan Jan Oblak

Football5Star.com, Indonesia – Kiper Eibar, Marko Dmitrovic, mengungkapkan alasannya mengapa dia yang menjadi eksekutor penalti timnya saat melawan Atletico Madrid. Dmitrovic menyebut itu adalah permintaan dari sang pelatih, Jose Luis Mendilibar.

Atletico Madrid berhasil mengalahkan Eibar dengan skor 2-1, (22/1/21). Tapi headline dari pertandingan itu adalah pencetak gol untuk Eibar. Ya, mereka mencetak gol terlebih dahulu pada menit ke-12 lewat tendangan penalti yang dieksekusi oleh sang kiper, Marko Dmitrovic. Itu baru ke-7 kalinya Jan Oblak memungut bola dari gawangnya musim ini di La Liga. Kiper asal Serbia itu mengungkapkan bahwa pelatihnya lah yang menyuruhnya untuk menendang penalti.

“Ide bahwa saya akan menendangnya datang dari (pelatih) Mendilibar. Dia sudah mengatakan sejak lama bahwa saya harus menendang penalti. Edu Exposito gagal di penalti terakhir melawan Granda, dan sebelum laga melawan Levante, mereka mengatakan kepada saya bahwa jika ada penalti, saya akan mengambilnya. Sayang penalti itu tak membuahkan hasil apa-apa (kalah 2-1),” ucap Dmitrovic seperti dikutip Football5Star.com dari Marca.

Dikutip Opta, Mitrovic menjadi kiper pertama sejak Dani Aranzubia dari Deportivo pada 2011 yang berhasil mencetak gol dan menjadi kiper pertama sejak Nacho Gonzalez pada 2003 yang berhasil mencetak gol lewat penalti.

Marko Dmitrovic merupakan kiper asal Serbia yang memulai kariernya dari klub terbesar di negara itu, Red Star Belgrade. Tapi setelah promosi dari akademi pada 2010, dia tak pernah mendapatkan kesempatan bermain. Dia akhirnya pindah ke klub Hunagria, Ujpest.

Dmitrovic merasakan sepak bola Inggris saat dia bergabung ke klub Champhionsip, Charlton Atheltic pada Januari 2015 untuk menggantikan Nick Pope. Tapi dia baru mulai menjadi kiper utama saat memperkuat klub Segunda Division, Alcorcon, dan baru pindah ke Eibar pada 2017. Dia juga sudah mendapatkan 17 caps bersama timnas Serbia dan menjadi bagian dari skuad Serbia di Piala Dunia 2018.

Atletico MadridEibarJan OblakMarko Dmitrovic