Marotta Kecam Keputusan Lockdown Otoritas Kesehatan Italia

Football5star.com, Indonesia – Otoritas Kesehatan Italia (ASL) melakukan lockdown untuk pemain-pemain yang berasal dari enam klub Serie A. Cara ini pun mendapat kecaman dari CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta.

Inter Milan adalah salah satu klub yang pemainnya dilarang keluar Italia. Selain itu ada pula Genoa, AS Roma, Lazio, Sassuolo, dan Fiorentina. Keputusan ini diambil lantaran beberapa pemain di enam tim tersebut positif covid-19.

Mendengar larangan tersebut, Beppe Marotta meminta pemerintah Italia turun tangan untuk menengahi masalah ini. Ia juga menuturkan bahwa ASL tidak punya wewenang melarang pemain.

@Inter_en

“Situasi ini memunculkan ketimpangan sehingga saya meminta Menteri Olahraga Spadafora turun tangan. Ini mengubah keteraturan berbagai turnamen. Saya merasa tidak masuk akal ASL di berbagai wilayah bertindak berbeda, dari Roma, Milan, dan Firenze,” kata Marotta seperti dilansir Football Italia, Senin (9/11/2020).

“Ada protokol, tapi ada juga area abu-bau yang diciptakan oleh kurangnya organisasi yang terpusat. Setiap ASL kemudian menjadi penting bagi keberuntungan klub. Ini membuat saya meningkatkan kewaspadaan menjadi lebih penting,” ia menambahkan.

Pekan depan kompetisi Eropa akan libur seiring kembalinya jeda internasional. Banyak pemain sudah kembali ke negaranya masing-masing untuk pemusatan latihan. Begitu juga yang berasal dari Serie A.

Akan tetapi beberapa di antara mereka masih tertahan di Italia. Dari keputusan ini, timnas Italia yang paling terdampak. Mereka kehilangan 12 pemain sekaligus.

Giuseppe Marottaserie a