Marquinhos: Paris Saint-Germain Petik Hikmah dari Prestasi Buruk Musim Lalu

Football5star, Indonesia – Bek Paris Saint-Germain, Marquinhos, menyatakan timnya memetik pelajaran penting dari prestasi buruk pada musim 2016-17.

Paris Saint-Germain menunjuk Unai Emery sebagai pelatih anyar untuk menggantikan Laurent Blanc pada musim panas 2016. Sebelumnya, pelatih asal Spanyol itu membawa Sevilla menjuarai Liga Europa tiga musim beruntun.

Apesnya, karier Emery bersama Paris Saint-Germain tak langsung berjalan mulus. Masalah adaptasi filosofi bermain sempat menjadi kendala bagi Thiago Silva dan rekan-rekan untuk menunjukkan performa impresif.

Paris Saint-Germain gagal mempertahankan dominasi di Ligue 1 setelah AS Monaco menjadi juara. Les Parisiens bahkan tersingkir dari babak 16 Besar Liga Champions setelah kalah 1-6 dari Barcelona meski sempat unggul 4-0 dalam leg pertama.

Anak asuh Emery akhirnya hanya mampu mengamankan trofi Trophee des Champions, Coupe de la Ligue dan Coupe de France. Walaupun kurang puas, Marquinhos yakin bahwa Les Parisiens telah memahami keinginan Emery di lapangan hijau dan bakal kembali bangkit pada musim depan.

“Kami belajar dari musim lalu. Itu sulit pada awalnya karena kami beradaptasi dengan filosofi manajer baru. Namun, kami senang dengan gaya kami pada Januari dan itu sangat efisien, kecuali saat kalah dari Barcelona,” ujar Marquinhos, seperti dilansir Sport.

“Kami meraih tiga trofi yang mana kurang signifikan. Kami menjadi runner-up di belakang Monaco dan Ligue 1 musim ini sangat kompetitif,” tuturnya.

“Musim lalu mengecewakan, tetapi bisa menjadi pelajaran penting untuk masa depan. Kami banyak belajar, tetapi bisa memanfaatkannya untuk lebih baik di Liga Champions dan lebih kuat di liga,” kata Marquinhos.

Comments
Loading...