Martin Demichelis: Gol Jerman di Final Piala Dunia 2014 Terlalu Pahit

Football5Star.com, Indonesia – Mantan bek timnas Argentina, Martin Demichelis, menilai final Piala Dunia 2014 sebagai momen yang sangat pahit. Dia selalu coba melupakan final itu, terutama proses gol tunggal timnas Jerman yang dibuat Mario Goetze.

“Saya tak pernah menonton laga itu lagi. Saya adalah tipe orang yang sangat menuntut, sangat kritis kepada diri sendiri. Kalah pada menit-menit akhir dengan saya berada di foto (gol Goetze) adalah yang sangat menyakitkan,” ujar Martin Demichelis kepada Fox Sports seperti dikutip Football5Star.com dari Infobae.

Meskipun demikian, Demichelis tak urung mau menjelaskan gol Mario Goetze yang membuat Argentina merana. Menurut dia, ada kesalahan pergerakan dalam bertahan ketika Andre Schuerrle bergerak di sisi kanan pertahanan La Albiceleste.

Secara implisit, pria yang sekarang menjadi pelatih tim U-19 Bayern Munich tersebut menuding Javier Mascherano sebagai biang keladi gol Mario Goetze. Dia menilai ada pergerakan yang salah dari sang gelandang bertahan.

“Biar saya jelaskan sedikit. Sebagai bek tengah, ada beberapa prinsip berbeda yang dianut pelatih. Ada yang minta, ‘Jika mereka menyerang ke sisi kanan, tutup di posisi itu.’ Ada juga yang mengatakan, ‘Jika lawan menekan di sayap, tetap di tengah karena dari sanalah gol akan tercipta,” urai Demichelis.

Dia melanjutkan, “Saya selama beberapa tahun bersama (Manuel) Pellegrini. Bila ada situasi seperti itu, saya biasanya bergerak menutup ke sayap. Kenapa? Karena posisi di jantung pertahanan akan diisi oleh gelandang bertahan. Saat itu, kami punya Javier Mascherano. Saya tenang karena yakin dia akan menutup pos saya.”

Celakanya, kata Martin Demichelis, Mascherano jusru membantu Pablo Zabaleta untuk menghentikan Andre Schuerrle. Sementara itu, dia sudah kadung bergerak ke samping pula. Tak ayal, jantung pertahanan terbuka dan dimanfaatkan dengan baik oleh Mario Goetze untuk membawa timnas Jerman meraih kemenangan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More