Masih 18 Tahun, Luqman Hakim Shamsudin Nyaris Jadi Pemain Termahal Malaysia

Football5Star.com, Indonesia – Masih berusia 18 tahun, Luqman Hakim Shamsudin, disebut-sebut bisa jadi pemain termahal Malaysia. Nilainya akan kian melonjak bila dia mampu membuktikan penampilan apiknya bersama klub barunya, KV Kortrijk.

Saat ini, pemain termahal di Malaysia dikutip Transfermarket dipegang oleh bintang Johor Darul Takzim, Safawi Rasid. Dia memiliki nilai pasar sebesar 300 ribu euro. Sementara, Luqman Hakim sendiri memiliki nilai sebesar 50,129 euro. Masih jauh memang tapi sang pemain masih berusia 18 tahun.

Chief Operating Officer Exeliq Sports Management Sdn Bhd, Faidauz Azhar, mengatakan ada beberapa faktor yang memengaruhi fluktuasi nilai pasar pemain seperti Luqman Hakim. Di antaranya performa, usia, durasi kontrak dan faktor liga tempatnya bermain.

Namun, kata dia, nilai Luqman Hakim juga bisa turun jika tidak berhasil menunjukkan performa terbaiknya atau gagal mendapat kesempatan bermain bersama tim utama. “Penampilan para pemain harus konsisten dengan tim. Performa atau statistik para pemain juga diperhitungkan seperti jumlah gol, operan, assist dan juga pentingnya pemain bagi tim,” kata dia dikutip dari Bharian.

Luqman Hakim Shamsudin Dibandingkan dengan Pemain Malaysia, Respons Bagus Kahfi Berkelas

“Nilai pasar yang diciptakan oleh Transfermarkt akan melihat tingkat kontribusi pemain kepada tim yang peringkatnya bervariasi berdasarkan posisi penyerang, gelandang dan bek,” sambung dia.

Nilai komersial dan status ikonik juga berperan dalam menentukan harga pasar seorang pemain. Jika Luqman Hakim mendapatkan sponsor pribadi, nilai pasarnya secara tidak langsung meningkat.

“Setiap pemain juga akan melalui proses depresiasi seiring bertambahnya usia, semakin banyak nilai akan semakin berkurang. Namun, jika mereka tampil bagus meski bertambah usia, depresiasi tidak banyak berubah,” ujar da.

Tidak hanya dengan klub, nilai pasar para pemain juga dipengaruhi oleh performa mereka di level internasional bersama tim nasional. Maka tidak heran mengapa Safawi dihargai tinggi di Malaysia.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More