Massa Otot Pemain Timnas U-19 Indonesia Tetap Jadi Perhatian

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih fisik, Lee Jae-hong, menyebut kalau semua hal di tubuh pemain Timnas U-19 Indonesia terus dipantau. Tak cuma itu, makanan dan lemak juga menjadi perhatiannya.

Timnas U-19 hingga saat ini belum dapat melakoni laga uji coba di Spanyol. Garuda Nusantara sebenarnya dijadwalkan melakoni sejumlah uji coba, namun harus ditunda karena situasi pandemi Covid-19 yang sedang tinggi di Spanyol. Mereka pun akhirnya dipulangkan ke INdonesia.

Akan tetapi hal itu bukan berarti para pemain Timnas U-19 Indonesia kendur dalam berlatih. Mereka terus digenjot oleh tim pelatih. Bahkan, untuk makanan pun jadi perhatian utama.

Massa Otot Pemain Timnas U-19 Indonesia Terus Dipantau

“Pemain kami pantau berat badan dan check in body test seperti massa otot, lemak dan lain-lain. Untuk itu kami tidak membolehkan pemain makanan yang pedas dan banyak digoreng,” kata Lee Jae-hong dalam laman resmi PSSI.

“Pola makan pemain harus dijaga agar terus dalam kondisi bugar dan fit. Dengan menu latihan yang bervariasi pemain harus tahu apa saja yang harus dimakan dengan pengawasan dari kami. Seperti asupan karbohidrat, protein, sayur, buah, vitamin dan lain-lain,” sambung dia.

Dengan aturan yang ketat, pemain Timnas U-19 Indonesia ternyata sama sekali tak keberatan. Bagas Kaffa bercerita kalau hal ini memang dilakukan demi pemain sendiri.

“Kami makan selalu bersama dan tidak boleh telat saat sarapan, makan siang dan malam hari. Menunya tentu bervariari dan porsi pengambilan makan juga diperhatikan tim pelatih serta ahli nutrisi,” ujar Bagas memungkasi.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More