Masuki Hari ke-8 Positif Corona, Begini Kondisi Terbaru Wander Luiz

Football5star.com, Indonesia – Striker Persib Bandung, Wander Luiz sudah menjalani delapan hari semenjak ia diputuskan terpapar virus corona. Memasuki hari ke-8 sebagai pasien corona, striker asal Brasil itu mengaku berada di kondisi yang baik.

“Saya baik-baik saja. Saya juga melakukan program latihan di rumah seperti yang dianjurkan pelatih,” kata Luiz mengutip situs resmi Persib, Jumat (3/4/2020).

Pada 27 Maret lalu, Wander Luiz lewat halaman Instagram pribadinya mengatakan bahwa dirinya terjangkit virus COVID-19. Sejak awal memberi pengakuan kepada publik, Luiz menyebut dirinya berada di kondisi baik.

Ini Alasan Persib Bakal Tes Corona Ayah Wander Luiz
Instagram Wander Luiz

“Halo Bobotoh. Hasil tes COVID-19 saya baru saja keluar dan saya dinyatakan positif. Tapi, saya merasa baik-baik saja dan tak menunjukkan gejala apapun,” ungkap Wander Luiz melalui laman Instagram pribadinya.

“Selain itu, saya juga sudah mengikuti arahan. Saat ini, saya sudah mulai melakukan proses isolasi diri dan berharap semuanya akan baik-baik saja,” sambung pemain berusia 28 tahun itu.

Lebih lanjut, Luiz juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh manajemen serta tim medis Maung Bandung. Ia pun berharap akan bisa cepat sembuh dan kembali bermain sepak bola.

“Saya ingin berterima kasih kepada seluruh manajemen dan tim medis Persib yang sudah melakukan tes medis kepada semua pemain. Saya berharap akan baik-baik saja dan bisa segera bermain sepak bola,” tandas Luiz.

Pihak Persib sendiri melalui dokter tim, Rafi Ghani tidak bisa memastikan apakah pemain asal Brasil tersebut terpapar virus corona saat berkunjung ke Bali.

Ia juga menambahkan bahwa sebelum Wander Luiz terbang ke Bali, pihak Persib di awal Maret sudah mengantisipasi dan melakukan pencegahan penyebaran virus ini di skuat Maung Bandung. Salah satu pencegahan ialah social distancing seperti instruksi dari pemerintah.

“Saya bersyukur para pemain lain yang dekat dengan Wander Luiz seperti Fabiano tidak terpapar. Saya berkeyakinan tidak ada lagi yang terinfeksi karena social distancing itu kami lakukan sejak Maret,” Rafi Ghani.