De Ligt Akui Ajax Tak Kuat Hadapi Tekanan Tottenham

Football5star.com, Indonesia – Kapten Ajax, Matthijs De Ligt, mengakui timnya tampil di bawah tekanan setelah gol balasan dari Tottenham Hotspur. Hal itu membuat mereka tak bisa bermain lepas hingga akhirnya tersingkir dari Liga Champions pada Kamis (9/5) pagi tadi.

Ajax harus mengakhiri perjalanan indah mereka di Liga Champions musim ini setelah kalah 2-3 dari Tottenham Hotspur. Secara agregat, kedua tim terbilang sama kuat yakni 3-3. Namun, Spurs unggul agregat gol tandang dan berhak lolos ke final.

De Ligt menilai, semuanya berubah sejak Lucas Moura mencetak gol pada menit ke-55. Mendadak, anak asuh Erik ten Hag tak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Sebaliknya, Spurs terus menerus tampil menekan mengejar defisit gol.

Ajax - Tottenham - Liga Champions - Blind - Football5star -
uefa.com

“Tottenham bermain dengan intensitas yang tidak main-main sehingga menyebabkan masalah di lini belakang kami. Pada babak kedua, kami bahkan tidak kuat meladeni tekanan-tekanan yang mereka lancarkan ke jantung pertahanan,” ucap kapten berusia 19 tahun tersebut.

Meski kecewa, De Ligt tetap menerima hasil ini dengan tegar. Ia memberi apresiasi terhadap para penggemar yang sudah mendukung mereka sejauh ini. Tercatat,  Ajax adalah tim pertama yang memulai Liga Champions lewat tiga babak kualifikasi dan lolos ke semifinal.

 “Senang sekali melihat para penggemar tetap mendukung kami. Ini membuatku sadar bahwa mereka sangat menghargai pentingnya berada di sini. Jika kami bisa juara liga tahun ini, mungkin itu akan mengobati kekecewaan kami kebobolan di detik-detik terakhir tadi,” katanya menutup wawancara.

Comments
Loading...