Matuidi Patahkan Teori Bonucci Soal Pelecehan Terhadap Moise Kean

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Juventus, Blaise Matuidi, punya versi lain soal pelecehan rasial terhadap rekan setimnya, Moise Kean. Pemain muda itu mengalami penghinaan rasial dari sekelompok pendukung Cagliari saat kedua tim bertemu beberapa waktu lalu.

Kontroveri tak berhenti di situ. Selesai pertandingan, bek Juventus, Leonardo Bonucci justru menyalahkan Kean yang melakukan provokasi terlebih dahulu. Sontak, mantan bek AC Milan tersebut jadi bulan-bulanan banyak orang termasuk sejumlah pesepak bola lain di Eropa.

Matuidi punya kesaksian berlawanan dari Bonucci. Menurutnya, bahkan sebelum mencetak gol pun Kean sudah beberapa kali mendapatkan ejekan. Setelah mencetak gol, barulah pemain berusia 20 tahun tersebut melampiaskannya ke hadapan tribun penonton.

Blaise Matuidi - Timnas Prancis - Juventus - Zimbio
zimbio.com

“Ini adalah sepak bola dan hal-hal seperti ini terus saja terjadi. Ketika kami memegang bola beberapa kali, mereka menirukan suara monyet. Moise merasakannya beberapa kali di depan gawang Cagliari,” ucap mantan pemain PSG tersebut.

“Caranya melakukan selebrasi hanyalah wujud pelampiasan rasa kesalnya. Ia memperlihatkan kepada mereka seakan tidak peduli dengan maksud dari pelecehan itu. Jadi, semuanya sudah dimulai bahkan sebelum Moise mencetak gol,” katanya melanjutkan.

“Bagiku pribadi, orang-orang bodoh ini tidak pantas berada di stadion. Sederhana saja, seharusnya mereka dilarang datang lagi seumur hidup, jika masih melakukannya. Kita harus bangkit melawan perlakukan seperti ini. Anak-anak kita tidak pantas menyaksikan yang seperti ini di masa depan,” tutup Matuidi.

Comments
Loading...