Matuidi: Tinggalkan Lapangan Bukan Solusi Terbaik Perangi Rasialisme

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Juventus, Blaise Matuidi menilai protes terhadap pelecehan rasial dengan meninggalkan lapangan bukan merupakan solusi terbaik. Ia melakukan tersebut dengan tidak keluar lapangan saat rekan setimnya, Moise Kean, diduga menderita pelecehan rasial saat melawan Cagliari di Liga Italia musim 2018-19.

Blaise Matuidi menilai para rasialis akan merasa menang jika objek yang mendapatkan pelecehan melakukan tindakan keluar lapangan. Matuidi mengaku juga sempat mendapatkan tindakan pelecehan memilih untuk tidak keluar lapangan.

Matuidi mengaku respon yang ditunjukkan rekan setimnya di Juventus dengan tidak keluar lapangan dan terus bermain merupakan sebuah keputusan tepat.

5 Faktor Kunci di Balik Keberhasilan Juventus - Moise Kean - Zimbio
zimbio.com

“Meninggalkan lapangan terlintas di benak saya saat melawan Cagliari. Tetapi, saya tidak ingin menyerah pada rekan satu tim saya, kami memiliki pertandingan untuk dimainkan,” kata Matuidi kepada France Football. “

“Dan, kalau dipikir-pikir, saya benar, itu bukan solusi terbaik. Ini sudut pandang saya, kita semua tidak memiliki hal yang sama. Ketika saya pergi, saya akan membuktikannya dengan benar. Itu berarti mereka menang,” tambah Matuidi.

“Pertarungan ini adalah untuk kita, orang-orang baik, yang harus memenangkannya, bukan mereka,” tegas Matuidi.

Blaise Matuidi menyatakan bahwa pelecehan rasial adalah sesuatu yang perlu diperangi dan mendapat perhatian lebih besar di sepak bola. Sementara, mengenai tindakan rasial yang diterima Moise Kean, otoritas sepak bola Italia, tidak memberikan tindakan apapun terhadap Cagliari.

Comments
Loading...