Mauricio Pochettino Ngeri Lihat Hasil Polesan Ronald Koeman

Football5Star.com, Indonesia – Mauricio Pochettino, pelatih Paris Saint-Germain (PSG), tengah harap-harap cemas. Pasalnya, dia dan anak-anak asuhnya akan menghadapi Barcelona asuhan Ronald Koeman pada leg I babak 16-besar Liga Champions, Rabu (17/2/2021) dini hari WIB.

Pochettino mengisyaratkan kewaspadaan dan sejumput kengerian. Geliat Barcelona di LaLiga adalah sebabnya. El Barca tak terkalahkan dalam 11 laga terakhir. Bahkan, Lionel Messi dkk. mampu mengemas 7 kemenangan beruntun. Terakhir, Deportivo Alaves digasak 5-1.

Dalam pandangan Pochettino, geliat El Barca saat ini tak terlepas dari peran besar Koeman. Pelatih asal Belanda itu sudah mampu menerapkan gaya main dan strategi yang diinginkannya. Inilah yang akan menyulitkan PSG pada leg I babak 16-besar Liga Champions nanti.

Ronald Koeman dinilai Mauricio Pochettino sudah mampu menanamkan idenya ke dalam tim Barcelona.
sportsmola.co.uk

“Saya sudah mengamati seluruh evolusi Barcelona, bahkan sejak di rumah saya di London, ketika Ronald mengambil alih. Sangat jelas terlihat bahwa tim bergerak ke tahapan baru, bab baru,” urai Mauricio Pochettino seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi UEFA.

Lebih lanjut, Pochettino mengungkapkan, “Segera setelah tiba, Ronald (Koeman) mulai bekerja mengeluarkan performa terbaik dari timnya. Sekarang, setelah tujuh bulan, Ronald sudah menerapkan idenya dan tim tahu hal yang diharapkan oleh sang pelatih.”

Pochettino menilai Barcelona saat ini sebagai tim yang sangat komplet. “Saya melihat sebuah tim dengan gagasan-gagasan yang jelas dan dihuni pemain-pemain luar biasa. Mereka adalah tim yang tahu cara berkompetisi, tim yang dibangun untuk menang,” kata dia.

Pochettino Tetap Optimistis

Mauricio Pochettino yakin para pemain PSG akan menampilkan permainan terbaik saat lawan Barcelona pada leg I babak 16-besar Liga Champions.
as.com

Untuk laga leg I babak 16-besar Liga Champions di Camp Nou, Mauricio Pochettino tak dapat menurunkan tim terbaiknya. Neymar dan Angel Di Maria dipastikan absen memperkuat PSG karena cedera. Ini kehilangan besar karena kedua pemain itu punya peran penting di Les Parisiens.

Khusus kehilangan Neymar, PSG jadi dihantui deja vu. Dalam dua kesempatan melakoni babak 16-besar Liga Champions tanpa bintang Brasil itu, mereka selalu tersisih. Pada 2017-18, PSG disingkirkan Real Madrid. Ketika itu, Neymar absen pada leg II. Musim berikutnya, Neymar absen pada dua leg dan Les Parisiens disisihkan Manchester United.

Meskipun demikian, Pochettino tetap optimistis. Dia sepenuhnya yakin pada kemampuan para pemain yang ada di skuatnya saat ini. “Tentu saja kami perlu struktur dan ide yang jelas dalam hal menyerang dan menghentikan Barcelona. Namun, kami selalu mempercayai para pemain untuk bekerja sebaik mungkin dan meraih hasil positif,” ujar dia.

Satu hal yang patut dicatat, lawatan ke Camp Nou milik Barcelona adalah ujian berat bagi Mauricio Pochettino. Sepanjang sejarah, belum ada pelatih yang mampu membawa PSG menang atas El Barca di sana. Dalam tiga lawatan terakhir, Les Parisiens bahkan selalu kalah.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More