Maurizio Sarri Diduga Jadi Korban Tindakan Rasial

Football5star.com, Indonesia – Federasi sepak bola Inggris, FA tengah menyelidiki laporan dari pengawas pertandingan Chelsea vs Burnley, terkait dugaan tindakan rasial yang dilakukan kepada Maurizio Sarri.

Pelatih Chelsea itu seperti dilansir football5star.com dari sportsmole, Selasa (23/4/2019) dikatakan mendapat perlakuan rasial dari orang yang diduga ialah staf klub Burnley.

Dalam laporan wasit keempat di pertandingan tersebut, Sarri mengadukan dirinya mendapat hinaan rasial dari official Burnley. Namun, Sarri usai pertandingan tidak menyinggung permasalahan tersebut.

Maurizio Sarri punya kebanggaan tersendiri atas keberhasilan Chelsea lolos ke semifinal Liga Europa.

Sementara itu, pelatih Burnley, Sean Dyche menyebut bahwa tindakan rasial kepada Sarri yang diduga dilakukan stafnya bukan masalah besar.

Ia tak menganggap bahwa tindakan staf Burnley ialah tindakan pelecahan rasial kepada Sarri. Dyche juga menyebut bahwa Sarri di pertandingan itu sering melanggara areanya di pinggir lapangan.

Dyche mengatakan bahwa hal tersebut sempat ia sampaikan kepada asisten Sarri, Gianfranco Zola saat jeda babak pertama.

“Saya kenal dengan Zola. Saya sempat protes hal tersebut kepadanya,” ucap Dyche.

“Saya katakan kepadanya bahwa dia (Sarri) masuk ke kotak saya. Dia harus lebih mengerti bahwa ini Inggris bukan Italia,” tambah Dyche.

Meski diduga menjadi korban tindakan rasial, Sarri sendiri pada laga tersebut malah mendapat kartu merah dari wasit yang memimpin pertandingan, Kevin Friend.

Di kartu merahnya pelatih asal Italia itu disebabkan Friend menganggap tindakan Maurizio Sarri berlebihan saat melerai antara pemain Chelsea dengan Burnley.

“Saya pikir dia mendapat sebuah perkataan tak pantas dari bench Burnley, tapi jangan bertanya secara pasti. Saya tidak ingin menyinggung masalah itu,” kata Zola usai pertandingan.

Comments
Loading...