Maurizio Sarri Pertimbangkan untuk Mainkan Tim U-23 di Laga Terakhir

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, mengakui bahwa dirinya bisa saja mainkan tim U-23 Juventus saat melawan AS Roma di pekan terakhir. Pernyataan itu dia ucapkan setelah timnya kalah dari Cagliari 2-0, (30/7/20).

Juventus sudah mengunci gelar juara setelah berhasil meraih kemenangan melawan Sampdoria pekan lalu. Karena hal itu, Sarri merotasi skuadnya saat bertandang ke Cagliari dan berakhir dengan kekalahan 2-0. Sarri berkata bahwa timnya kelelahan.

“Masalahnya adalah kami adalah satu-satunya tim di Eropa yang harus bermain 5 kali dalam 12 hari. Kami akan melihat besok dan apakah kami harus menurunkan tim U-23 secara keseluruhan pada akhir pekan, sehingga semua orang bisa mendapatkan sedikit istirahat,” ucap Sarri seperti dikutip Football5Star.com dari DAZN.

Maurizio Sarri mengagumi kemampuan Cristiano Ronaldo memulihkan kondisi dari laga ke laga.
tuttomercatoweb

Walaupun melakukan rotasi, Sarri tetap memainkan seorang Cristiano Ronaldo selama 90 menit, alasannya karena dia ingin bersaing untuk memperebutkan Capocannoniere.

“Saya berbicara dengannya kemarin, dia sangat termotivasi, ingin bermain, sangat antusias dan merasa baik. Kami membuat keputusan bersama, dia tahu fisiknya lebih baik dari yang lain,” kata Sarri.

Mantan pelatih Napoli itu melanjutkan, “Ronaldo adalah naluri dan tidak sepenuhnya cocok dengan peran taktis tertentu, yang juga kekuatannya, tetapi itu berarti penyerang lain harus beradaptasi dengan gerakan Cristiano. Kami melakukannya dengan baik di laga ini, tapi tak berhasil menyelesaikan pergerakan.”

Pasukan Maurizio Sarri akan berhadapan dengan AS Roma pada pekan terakhir Serie A, pada Minggu dini hari (2/8/20).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More