Maurizio Sarri Tidak Suka Penggunaan Teknologi VAR

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, mengungkapkan pendapatnya soal penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) dalam sepak bola. Secara pribadi pelatih berusia 60 tahun ini menyatakan tidak suka dengan teknologi tersebut.

Di Italia, VAR sudah diterapkan dalam tiga musim terakhir. Namun, hingga sekarang penggunaan teknologi tersebut masih kerap menimbulkan kontroversi. Padahal, tujuan dibuatnya VAR adalah untuk mengurangi tingkat kesalahan dalam pengambilan keputusan wasit di lapangan.

Dalam sepekan terakhir, keputusan wasit kembali menjadi sorotan. Mereka memilih menerapkan keputusan sendiri tanpa mengambil opini kedua lewat VAR. Sekalipun keputusan tersebut membuahkan kontroversi.

Maurizio Sarri bicara soal Var
Foxsports.com

“Saya lebih suka wasit mengendalikan jalannya pertandingan di lapangan. Tidak semua situasi perlu di komunikasikan. Saat terjadi handball, saya masih belum bisa memahami aturannya,” kata Sarri seperti dikutip Football5star.com dari Football Italia.

“Juga, dalam kehidupan sehari-hari ada banyak aturan aneh dan kita perlu membiasakan diri. Saya tidak menyukainya, VAR lahir untuk mengidentifikasikan kesalahan-kesalahan besar. Sekarang, VAR digunakan tiga sampai empat kali dalam satu laga. Padahal, di luar negeri penggunaan VAR lebih dibatasi,” ucapnya.

Setidaknya ada dua kontroversi yang terjadi pada pekan ke-10 Liga Italia. Pertama di laga Napoli melawan Atalanta. Wasit memutuskan memberikan hadiah tendangan penalti tanpa menggunakan VAR.

Sehingga Atalanta bisa mencuri satu poin di markas Napoli. Padahal, dalam tayang ulang tidak terlihat ada pelanggaran yang terjadi.

Kemudian di pertandingan Juventus melawan Genoa. Gol torehan Cristiano Ronaldo sempat dianulir setelah wasit membuat keputusan menggunakan VAR.

Kemudian, ia bisa mencetak gol dari titik penalti. Megabintang asal Portugal ini padahal menjatuhkan diri secara sengaja tetapi wasit mengambil keputusan tanpa menggunakan VAR.

Comments
Loading...