McKennie: Amerika Mungkin Tidak Menerima Saya karena Warna Kulit

Football5star.com, Indonesia – Tidak pernah gampang menjadi seorang Weston McKennie. Selama ini bintang anyar Juventus masih kerap menerima perlakuan rasial, baik dari lawan di lapangan maupun kehidupan sehari-harinya.

Musim ini Weston McKennie membuat bangga Amerika Serikat dengan menjadi pemain Paman sam pertama sepanjang sejarah di Juventus. Lebih hebatnya lagi dia langsung menjadi andalan utama Andrea Pirlo di lini depan.

Kendati sedang menikmati penampilan di lapangan, bintang Amerika Serikat nyatanya masih harus merasakan masalah pribadi. Salah satunya soal ejekan rasial yang didapat dari fan, atau bahkan dari negaranya sendiri.

Weston McKennie - Juventus - Amerika Serikat - @juventusfcen 2
@juventusfcen

“Saya ingin dikenal sebagai manusia hebat, sebagai orang yang hebat. Di awal musim kami bermain dan para penggemar setelah pertandingan mengeluarkan suara monyet pada saya. Ini bikin saya hancur,” kata sang gelandang seperti dilansir AS, Selasa (13/10/2020).

“Saya kemudian pulang ke Dallas dan saya takut mengemudi malam hari karena saya tidak tahu apa yang akan terjadi jika saya menepi. Saya mewakili Amerika Serikat yang mungkin tidak menerima saya hanya karena warna kulit. Ini menyakitkan,” ia menambahkan.

Karena perlakuan yang didapat, mantan bintang Schalke 04 lebih ingin dikenal sebagai manusia hebat, bukan pesepak bola hebat. “Saya tidak ingin dikenal hanya sebagai pemain hebat, saya mau dikenal sebagai manusia hebat,” tegasnya.

“Sebagai orang hebat saya mulai mencoba untuk melakukannya, menciptakan warisan saya sendiri,” tutup Weston McKennie.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More