Media Asing: Jika PSSI Tak Berubah, Sepak Bola Indonesia Akan Selalu Terpuruk

Football5star.com, Indonesia – Kisruh antara PSSI dengan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong jadi perhatian insan sepak bola nasional. Kisruh ini juga membuat media di negara asal Shin Tae-yong, Korea Selatan (Korsel) menurunkan pemberitaan yang mengkritik PSSI.

Salah satu media Korsel, news.joins.com menurunkan artikel mengenai hal ini dengan judul, ‘Muka Dua PSSI’. Dalam artikel yang dipublikasikan pada 18 Juni 2020 tersebut, PSSI dianggap tak konsisten. PSSI disebut saat awal menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih sangat mendukung visi misi pelatih berusia 51 tahun tersebut.

“Namun dalam enam bulan, wajah PSSI berubah dimulai dengan ketum, Mochamad Iriawan. Wajah penuh harapan untuk menggambarkan masa depan timnas dengan Shin sebagai pelatih, mulai menghilang, tergantikan dengan wajah penuh keserakahan,” tulis media Korsel tersebut.

Ini Jadwal Terbaru Timnas Indonesia vs Thailand dan UEA. Kerja Shin Tae-yong Kini Diawasi Ketat, PSSI Bentuk Satgas Football5Star.com - Indonesia, Kerja Shin Tae-yong di Timnas Indonesia akan mendapat pengawasan ketat usai PSSI membentuk satuan tugas (Satgas). Satgas ini dibuat untuk semua kelompok usia di Timnas Indonesia. Hal itu diumumkan PSSI setelah merapatkannya beberapa waktu terakhir. Satgas penanganan Timnas Indonesia akan diketuai oleh Syaif Bastaman dan didukung dua orang lainnya, yakni Endri Erawan dan Indra Sjafri Endri sendiri saat ini duduk sebagai Anggota Exco bidang timnas sedang Indra direktur teknik PSSI. "Begitu banyaknya tugas-tugas dari ketua umum maka tugas tim nasional didelegasikan kepada tim. Meski demikian, tanggung jawab tetap pada ketua umum," kata Yunus Nusi saat jumpa pers di Kantor PSSI Gedung Fx Sudirman. Satgas penanganan Timnas Indonesia ini disebut Yunus Nusi untuk membantu semua level tim, dari U-16 hingga senior. "Beberapa tugas telah dijalankan oleh tim ini dan tim ini akan terus bekerja untuk Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan," sambung dia. Dalam kesempatan yang sama, Syarif Bastaman menyebut kalau satgas ini dibentuk untuk mengawasi kerja Shin Tae-yong. Salah satu turnamen yang akan jadi tugas pertama satgas ialah Piala Asia U-19 2020. "Termasuk diantaranya melaksanakan evaluasi atau pelaksanaan kontrak Shin Tae-yong. Kami ingin melakukan terobosan prestasi jembatannya melalui Piala Asia U-19 2020. Piala Dunia U-20 2021 sukses prestasi dan penyelenggaraannya, kita harus bisa mengukur diri prestasi seperti apa," ungkap Syarif Bastaman. Satgas, kata dia akan melihat pelaksanaan kontrak Shin Tae-yong. Mereka akan menilai apakah kinerjanya kurang, baik atau melebihi ekspektasi. Tae-yong menurutnya akan berada dalam tanggung jawab Satgas ini. "Menilik kontrak, PSSI itu pemberi kerja. Sebagai profesional, siapa pun dia, termasuk Shin, harus mengikuti perintah pemberi kerja. Dia harus memberikan pelayanan berupa kecakapan teknis melatih. Soal waktu, tempat, dan metode itu ranah PSSI," tutup Syarif.

Dalam paparannya, media Korsel juga menyebutkan bahwa banyak janji-janji dari federasi hanya manis di awal namun saat ini berubah menjadi suram. “Mereka mulai menunjukan wajah asli mereka,”

Media Korsel itu juga menyebut bahwa target yang dicanangkan untuk timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 adalah mimpi kosong dan bentuk keserakan serta pemaksaan kepada Shin Tae-yong. Di akhir pemberitaan, mereka menuliskan bahwa sikap seperti in harus dihilangkan dari federasi.

“Jika mereka tidak berubah, sepak bola Indonesia akan terus berada di dasar selamanya,” tulis news.joins.

Terkait status Shin Tae-yong sendiri, pihak PSSI menyebut sudah mengirim surat agar ia bisa datang ke Indonesia pada Senin, 29 Juni 2020. Menurut pihak PSSI, pemanggilan Shin ini untuk membicarakan program lanjutan. Hal itu terkait persiapan Piala Asia U-19 yang akan digelar pada 14-31 Oktober mendatang di Uzbekistan.

“Kami ingin Shin Tae-yong menghormati kontrak sebagaimana kami juga menghormati kontrak. Kedua, kami ingin sudah fokus untuk program pelatihan,” kata Ketua Satgas Timnas Indonesia, Syarif Bastaman.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More