Media Italia Sebut Ricky Yacobi sebagai Pelopor Sepak Bola Asia

Football5star.com, Indonesia – Kabar wafatnya salah satu legenda Indonesia, Ricky Yacobi, Sabtu (21/11/2020) menjadi awan mendung untuk sepak bola nasional. Kabar duka ini tidak hanya menjadi pemberitaan media di Indonesia.

Salah satu media di Italia, ck12.it seperti dikutip Football5star.com, Minggu (22/11) juga mengangkat mengenai hal ini. Menurut media Italia tersebut, sosok Ricky Yacobi memiliki peran besar tak hanya untuk sepak bola Indonesia namun juga Asia.

“Pesepak bola legendaris Asia Ricky Yacobi meninggal pada Sabtu di rumah sakit Mintoharjo di Jakarta Pusat. Dia berusia 57 tahun. Meski sudah pensiun dari sepak bola sejak lama, ia tetap aktif di lapangan sepak bola dan mengalami serangan jantung saat bermain” tulis media Italia tersebut.

“Lahir di Medan, Sumatera Utara pada 12 Maret 1963, Ricky Yacobi memulai karier sepak bola profesionalnya untuk PSMS Medan dari 1979 hingga 1985. Ia kemudian bermain untuk klub Arseto Solo dari 1986 hingga 1991. Pada 1988, ia direkrut oleh klub Jepang, Matsuhita (kini bernama Gamba Osaka),”

“Pengalaman di Jepang memang tidak menguntungkan baginya tapi dia masih bisa mencetak 1 gol. Tragedi kematiannya telah merambah benua Asia. Sang penyerang yang sebenarnya dianggap sebagai pelopor sepak bola di Asia,” tulis ck12.it

Seperti diberitakan sebelumnya, Ricky menghembuskan nafas terakhir saat bermain bola di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta Selatan. Almarhum tiba-tiba terjatuh di lapangan diduga akibat serangan jantung.

“Beliau lagi bermain internal kita, Medan Selection. Selesai buat gol balik badan ke hadapan kita, beliau turun telungkup, kita kirain selebrasi, ternyata seragan jantung,” ucap Aulia, rekan alhmarhum.

Ricky YacobiTimnas Indonesia