Mengintip Jersey Buatan Sendiri Para Kontestan Liga 1 2020

Football5Star.com – Para klub belakangan sudah mulai mengeluarkan jersey produksi sendiri untuk Liga 1 2020. Mereka lebih bisa berkreasi dalam motif seragam utamanya yang bakal digunakan semusim mengarungi kompetisi.

Tercatat, dari 18 tim yang berlaga, sembilan di antaranya merilis jersey dengan brand sendiri. Jersey yang digarap sendiri jelas jua bisa menekan harga jual kepada suporter. Biasanya banderol jersey untuk kelas suporter dengan apparel luar bisa mencapai Rp 500 ribu, harganya bisa ditekan saat klub mengeluarkan merk dagang sendiri.

Bali United contohnya. Sudah sejak 2018 lalu, mereka memproduksi sendiri seragamnya. Teknologinya jua tak kalah mentereng. Mereka memakai anti UV. Jadi, bahan jerseynya bisa memantulkan sinar ultra violet ketika main siang hari.

Lantas siapa sajakah kontesntan Liga 1 yang menggunakan jersey buatan sendiri? Berikut Football5Star.com rangkum:

Persib Bandung (Sportama)

Persib sudah empat musim terakhir menggunakan nama dagang Sportama dalam seragamnya di Liga 1. Kali ini, mereka kembali mengeluarkan tiga warna, yakni Biru, abu-abu dan biru gelap.

Melihat Jersey Buatan Sendiri Para Kontestan Liga 1 2020

Tentu yang paling menyita perhartian ada gradasi loreng-loreng di jersey Persib musim ini. Paduan garis hijau jua semakin memberi kesan elegan, terutama pada jersey utamanya.

Persija Jakarta (Juara)

Untuk kali pertama, Persija mengeluarkan nama dagang sendiri, yakni juara setelah kontraknya bersama Specs berakhir. Jersey anyar mereka dibanderol dengan harga sekitar Rp 900 ribu untuk kelas authentic. Persija mengeluarkan tiga warna, yakni merah, oranye, dan putih.

Geliat Produsen Lokal dan Brand Sendiri Warnai Parade Jersey Liga 1 2020

β€œLambang-lambang yang ada di Jersey itu dipresentasikan oleh teman-teman dari Juara untuk menunjukkan satu tujuan. Jersey kiper, jersey pemain home-away, itu semuanya melambangkan modern. Kita aplikasikan mau mengejar konsep MRT adalah sebuah hal teknologi baru di Jakarta dari sisi transportasi,” bilang Direktur Pemasaran Persija, Andika Lesmana.

Persela Lamongan (Octagon)

Tak mau kalah, Persela Lamongan jua merilis jersey sendiri dengan merk Octagon. Keluaran terbaru ini banyak menuai pujian, terutama pada jersey kandang.

Tetap mengusung warna biru langit, tapi banyak gradasi yang terpampang jelas di seragam mereka dipadukan dengan list merah-putih-hitam di bagian leher dan lengan.

PSS Sleman (Sembada)

PSS kembali kembali menggunakan apparel Sembada untuk Liga 1 2020. Ada tiga warna yang disiapkan, yakni hijau untuk kandang, putih saat berlaga tandang, dan jersey ketiga berwarna hitam.

Ditangani oleh dua orang desaigner yakni Panji Muhammad dan Faizal Hermawan, jersey kandang PSS berkelir hijau dihiasi motif kepakan sayap. Untuk bahan jersey Sembada menggunakan TotalAero, Dryfit, anti UV, dan anti Odor.

Persebaya Surabaya (Aza)

Persebaya memang sudah sejak mentas di Liga 1, selalu menggunakan jersey buatan sendiri. Mereka jua boleh dibilang menjadi pemantik buat para klub lain merilis jersey dengan merk dagang sendiri.

Hasil Final Piala Gubernur Jatim Persija vs Persebaya

Setelah tanpa nama merk dagang, Persebaya akhirnya menyebut brand jersey dengan Aza yang merupakan reprentasi pemilik klub, Azrul Ananda. Mereka juga-lah yang jadi salah satu penggagas penjualan jersey ori dengan boxset yang diisi sertifikat keaslian.

Arema FC (Singo Edan)

Seakan tak mau kalah, Arema FC jua mengeluarkan produk sendiri untuk jersey di Liga 1 2020. Mereka menamai brand-nya, Singo Edan apparel. Desainnya jua sangat menarik.

Melihat Jersey Buatan Sendiri Para Kontestan Liga 1 2020

Ada gradasi silang yang melambangkan angka romawi X. Artinya memeringati 10 tahun Arema menjuarai liga yang dahulu bernama ISL pada 2010. Ada tulisan believe in blue yang tertera di leher bagian dalam.

Barito Putera (H)

Setelah meninggalkan Umbro, Barito Putera kini merilis jersey sendiri sejak. Tapi, musim lalu mereka memakai jersey tanpa merk dagang. Kini 2020, Barito Putera menamai merknya H.

Melihat Jersey Buatan Sendiri Para Kontestan Liga 1 2020

H sendiri menjadi merk dagang Barito representatif dari Hasnur Grup. Desainnya jua elegan, terutama pada jersey kandang. Tetap mematok warna kuning, tetapi tak banyak dibumbui warna-warna lain. Hanya ada garis hitam di bagian leher hingga lengan.

Persita Tangerang (tanpa nama)

Geliat pembuatan jersey sendiridiikuti jua Persita Tangerang yang notabene baru promosi. Mereka jua secara resmi mengeluarkan jersey sendiri di Liga 1 2020. Media Officer Persita, Yetta Angelina, menyebut keputusan klub meluncurkan merk dagang sendiri jelas sangat menguntungkan.

Geliat Produsen Lokal dan Brand Sendiri Warnai Parade Jersey Liga 1 2020

Ada tiga warna yang digunakan Persita dalam seragamnya musim ini yakni warna ungu untuk jersey kandang, warna putih-ungu untuk jersey tandang dan warna pink untuk jersey ketiga.

Bali United (tanpa nama)

Musim ini, Bali United kembali menggunakan jersey keluaran sendiri. Untuk warna dasar, klub kebanggaan masyarakat Pulau Dewata ini tetap menggunakan warna merah (home), putih (away), dan hitam (alternatif).

Geliat Produsen Lokal dan Brand Sendiri Warnai Parade Jersey Liga 1 2020

Yang menarik dari jersey terbaru Bali United tahun 2020 adalah di bagian belakang setiap jersey ada bordiran berwarna emas yang menyerupai atap genteng tribun VIP Stadion Kapten I Wayan Dipta. Lambang ini berarti sebuah simbol dimanapun kita berada, home will always be with you, atau dalam hal ini Dipta will always be with you.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More