Menanti Deja Vu Jose Mourinho di Stamford Bridge

Football5Star.com, Indonesia – Semuanya kini hanya deja vu, pengulangan belaka. Begitulah kata-kata Jose Mourinho saat menyebut dirinya bukan lagi The Special One, melainkan The Experienced One. Laga Chelsea vs Tottenham Hotspur, Minggu (29/11/2020) malam WIB, pun termasuk di dalamnya.

Laga Chelsea vs Tottenham bukanlah hal baru dalam karier Mourinho. Selama berkiprah di Liga Inggris, laga The Blues vs The Lilywhites kali ini merupakan yang ke-18. Bedanya, sebagai manajer Tottenham, ini adalah yang keempat.

Lawatan ke Stadion Stamford Bridge pun bukan hal baru bagi Mourinho. Sebelum ini, selain sekali bersama Tottenham pada musim lalu, dia sudah melawat ke sana enam kali bersama Inter Milan dan Manchester United.

Pertemuan Frank Lampard dengan Jose Mourinho pada laga Chelsea vs Tottenham Hotspur jadi warna tersendiri laga ke-1000 The Blues pada era Roman Abramovich.
thesun.co.uk

Hasil yang diraih nanti pun, entah itu menang, seri atau kalah, tetap deja vu bagi Mourinho. Di Stamford Bridge, semua hasil itu sudah dirasakannya. Dia pernah 5 kali kalah, 1 kali seri, dan 1 kali menang.

Satu-satunya yang tak jadi deja vu, laga nanti merupakan yang ke-1000 bagi Chelsea sejak diakuisisi Roman Abramovich pada 2003. Menariknya, laga nanti mempertemukan Mourinho dan Frank Lampard yang jadi sosok-sosok penting kesuksesan The Blues dalam kekuasaan pengusaha asal Rusia itu.

Mourinho Dihantui Rekor Buruk

Akan tetapi, terlepas dari hal itu, laga Chelsea vs Tottenham nanti tetaplah tantangan yang tak ringan bagi Mourinho. Bukan apa-apa, pelatih asal Portugal itu selalu gagal menang dalam 6 lawatan terakhir. Bersama The Lilywhites, dia kalah 1-2 pada musim lalu.

Satu-satunya kemenangan di Stamford Bridge diraih Jose Mourinho bersama Inter Milan pada leg II babak 16-besar Liga Champions 2009-10. Kala itu, I Nerazzurri mampu mencuri kemenangan 1-0 berkat gol tunggal Samuel Eto’o pada menit ke-79 dengan memanfaatkan umpan Wesley Sneijder.

Setelah itu, empat lawatan berikutnya bersama Manchester United selalu berbuah kekalahan dan kegagalan mencetak gol. Hasil berbeda, imbang 2-2 dituai pada lawatan terakhirnya ke sana sebagai manajer Red Devils pada pekan ke-9 Premier League 2018-19.

Jose Mourinho pun pasti tak ingin deja vu kekalahan yang didapatkan pada laga Chelsea vs Tottenham nanti. Bukan apa-apa, bila kalah, tak akan ada lagi telepon dari Diego Maradona yang meninggal dunia pada 25 November lalu.

“Saya mengenal dia cukup baik. Setelah saya mengalami kekalahan besar, dia selalu menelepon saya. Hal itu tak pernah dilakukan bila saya menang besar. Dia selalu bilang, ‘Mou, jangan lupa bahwa Anda adalah yang terbaik!'” kata Jose Mourinho saat mengenang Maradona seperti dikutip Football5Star.com dari Daily Mail.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More