Mengenal Bohemian FC, Klub Irlandia yang Buat Frank Lampard Tak Berdaya

Football5star.com, Indonesia – Klub asal Irlandia, Bohemian FC sukses meraih hasil imbang 1-1 melawan raksasa Liga Inggris, Chelsea. Pelatih anyar Chelsea, Frank Lampard tak berdaya di laga debutnya tersebut, Kamis (11/7/2019).

“Kebugaran adalah masalah kami, tetapi saya ingin pemain tidak terlalu tertekan dengan hal tersebut,” kata Lampard seperti dikutip football5star.com dari goal.

Mendengar nama Bohemian tentu di sebagian pencinta musik langsung tertuju pada salah satu lagu milik band legendaris asal Inggris, Queen, Bohemian Rhapsody.

Mengenal Bohemian FC, Klub Irlandia yang Buat Frank Lampard Tak Berdaya
bohemianfc.com

Lantas apakah ada hubungan antara klub Irlandia tersebut dengan lagu yang beberapa waktu lalu dijadikan judul fim biograpi tentang Queen?

Tidak ada hubungan dengan Queen

Klub Bohemian FC faktanya tidak memiliki hubungan sama sekali dengan Queen. Klub ini sendiri seperti dikutip dari situs klub telah berdiri 128 tahun lalu atau tepatnya 6 September 1890 silam.

Klub ini bermarkas di Dalymount Park yang hanya berkapasitas 4000 tempat duduk. Di awal berdirinya, Bohemian FC termasuk klub besar di Liga Irlandia. Mereka mengoleksi 11 gelar Liga Irlandia, 3 Piala FA Irlandia, dan 6 kali juara Piala Liga Irlandia.

Rekor di kompetisi Eropa

Seperti kebanyakan klub asal Irlandia, Bohemian catatkan hasil cukup buruk. Sejak 1970, klub ini tak berlaga di kompetisi Eropa. Namun pada Piala UEFA 2000 lalu, sebuah rekor lokal mampu mereka ciptakan.

Melawan salah satu klub dari Inggris Raya, Aberdeen dari Skotlandia. Bohemian mampu menang 2-1, kemenangan ini membuat Bohemian jadi klub Irlandia pertama yang mampu kalahkan wakil dari Inggris Raya di kompetisi Eropa.

Hampir main di putaran final Liga Champions

Setelah berhasil meraih gelar Liga Irlandia pada 2009, klub yang biasa disebut Bohs tersebut melakoni babak kualifikasi Liga Champions musim 2010-11.

Di babak ini, Bohs bertemu wakil Wales, The New Saints. Sayangnya, setelah mampu menang 1-0 di leg pertama. Pada leg kedua, mereka malah dihantam dengan skor 4-0.

Hasil ini pun membuat para suporter mereka menyebut hal tersebut sebagai hasil terburuk selama 40 tahun sejarah Bohs di kompetisi Eropa. Pelatih Bohs saat itu, Pat Fenlon sampai menyebut kekalahan tersebut sangat membuat kecewa klub dan negara.

Comments
Loading...