Mengenal Slaven Musa, Pelatih Timnas U-19 Bosnia & Herzegovina

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-19 Indonesia akan kembali berlaga pada uji tanding dalam pemusatan latihan di Kroasia. Tim asuhan Shin Tae-yong dijadwalkan menghadapi timnas U-19 Bosnia & Herzegovina yang ditangani Slaven Musa pada Jumat (25/9/2020) malam WIB.

Tak seperti Garuda Muda yang diarsiteki eks pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018, timnas U-19 Bosnia & Herzegovina hanya dilatih pelatih tanpa nama besar. Slaven Musa memang sudah 18 tahun berkiprah sebagai pelatih. Namun, dia tak punya prestasi fenomenal.

Hingga kini, Musa baru merebut satu trofi, yakni Piala Bosnia 2012-13. Dia membawa Siroki Brijeg juara dengan mengalahkan Zeljeznicar pada laga final. Itu pun harus melalui adu penalti karena dua laga final yang mereka mainkan selalu berakhir 1-1.

Slaven Musa diangkat sebagai asisten pelatih Dusan Bajevic di timnas Bosnia & Herzegovina sejak januari 2020.
vecernji.ba

Meskipun demikian, ada satu kesamaan Musa dengan Shin Tae-yong. Dia juga terlibat dalam menangani timnas senior Bosnia & Herzegovina. Pada akhir Januari 2020, dia ditunjuk sebagai asisten pelatih Dusan Bajevic. Awal September lalu, dia untuk kali pertama ikut menggenjot Miralem Pjanic, Edin Dzeko, dkk.

Musa sangat bersyukur dengan peran barunya itu. “Dia (Bajevic) adalah orang yang punya banyak pengalaman, dicintai para pemain, dan telah melakoni banyak pertandingan besar. Sungguh kehormatan bagi kami semua untuk bekerja dengan dia,” urai dia seperti dikutip Football5Star.com dari Dnevnik.

Musa Tak Punya Rekor Bagus di Timnas U-19

Sebelumnya, Musa dipercaya menangani timnas U-19 Bosnia & Herzegovina pada Juni 2018. Dia menggantikan Toni Karacic yang tujuh tahun lamanya menangani tim itu. Tiga kekalahan beruntun mengakhiri kiprah Karacic dan Asosiasi Sepak Bola Bosnia & Herzegovina (NFSBIH) berpaling kepada Musa yang tiga bulan sebelumnya dipecat Celik.

Rekor Slaven Musa menangani timnas U-19 Bosnia & Herzegovina terbilang mengenaskan.
sportsport.ba

Selama menangani timnas U-19 Bosnia, juga timnas U-18, rekor Musa tidaklah mengesankan. Sebaliknya, malah mengenaskan. Tengok saja, dari 28 pertandingan, 13 kali timnya kalah. Sisanya, 8 kali menang dan 7 kali seri. Artinya, rerata poin yang didapatkan hanya 0,37. Sangat rendah.

Dua kekalahan di antaranya ditelan tim asuhan Musa saat menghadapi tim asal Asia, yakni Uni Emirat Arab dan Jepang. Pada 16 Agustus 2018, Bosnia & Herzegovina kalah 2-3 dari UEA. Adapun kekalahan dari Jepang diderita pada 14 Juli 2019 dengan skor 0-3.

Sementara itu, mengenai permainan, Slaven Musa sangat menyukai formasi 4-2-3-1. Formasi itulah yang sering dipakai untuk timnas U-19 Bosnia. Hanya sesekali dia berpaling pada formasi 4-3-3 atau 4-14-1. Formasi 4-2-3-1 pula yang dipakai saat dua kali menghadapi Makedonia Utara pada Februari silam.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More